Ratusan Pengungsi Rohingya Demo di Pekanbaru, Berikut Tuntutannya

Kamis, 22 Januari 2026 | 09:39:43 WIB
Pengungsi Rohingya menggelar aksi unjuk rasa di Pekanbaru menuntut kenaikan bantuan biaya hidup dan pemenuhan kebutuhan dasar. (Foto: IG)

PEKANBARU, LIPO - Ratusan pengungsi Rohingya menggelar aksi unjuk rasa di Jalan M Jamil, kawasan Bandar Serai, Kota Pekanbaru, Riau. Aksi tersebut dilakukan untuk menuntut peningkatan bantuan biaya hidup yang dinilai terus menurun dan tidak lagi mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Dalam aksi tersebut, para pengungsi membentangkan sejumlah spanduk berisi tuntutan pemenuhan kebutuhan dasar. Mereka meminta adanya layanan kesehatan yang memadai, peningkatan bantuan tunai, akses pendidikan bagi anak-anak, tempat tinggal yang layak, serta kemudahan transportasi untuk menjangkau layanan publik.

Aksi unjuk rasa berlangsung di sekitar kantor International Organization for Migration (IOM), Senin (19/1/2026). Para pengungsi menyampaikan keluhan terkait kondisi kehidupan yang semakin sulit akibat berkurangnya bantuan biaya hidup yang diterima setiap bulan.

"Aksi unjuk rasa itu menuntut peningkatan bantuan biaya hidup yang dinilai terus berkurang," tulis akun Instagram @fakta.indo dikutip Kamis (22/1/2026).

Pengungsi dari Rohingya hingga Yaman Unjuk Rasa di Kantor UNHCR Jakarta
Salah satu pengungsi menyebut bantuan bulanan saat ini tidak mampu mencukupi kebutuhan dasar. Nilai bantuan yang diterima sebesar Rp1,05 juta untuk individu, Rp1,7 juta untuk keluarga dan Rp2,3 juta untuk keluarga dengan satu anak.

“Dengan uang segitu kami tidak bisa mencukupi kebutuhan,” katanya.

Selain persoalan ekonomi, para pengungsi juga menyoroti keterbatasan akses layanan kesehatan dan pendidikan bagi anak-anak Rohingya. Sejumlah anak terlihat ikut hadir dalam aksi bersama orang tua mereka.

Para pengungsi berharap aspirasi yang disampaikan dapat mendapat perhatian dari pihak terkait, sehingga kondisi kehidupan mereka ke depan dapat lebih baik.

Aksi unjuk rasa pengungsi Rohingya di Pekanbaru tersebut berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan. Hingga aksi berakhir, tidak dilaporkan adanya gangguan ketertiban umum.(***)

Tags

Terkini