Peminat Investasi Sepi, DPRD Dorong BRIDA Penggerak Pembangunan Riau

Senin, 06 April 2026 | 17:19:09 WIB
Edi Basri/f: lipo

PEKANBARU, LIPO - Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri, mendorong penguatan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) sebagai lembaga strategis untuk meningkatkan daya saing Riau yang masih rendah. 

Saat ini, daya saing Riau hanya berada di peringkat kedua di Sumatera, dengan sejumlah indikator seperti ekonomi kreatif, SDM, perizinan, dan inovasi yang masih tertinggal.

Edi menilai rendahnya daya saing berdampak langsung pada kinerja pembangunan dan minat investasi. 

“Investor melihat kemudahan berbisnis. Kalau sulit, mereka akan pilih daerah lain,” ujarnya, Senin 6 April 2026.

Ia menekankan inovasi dan daya saing tidak terpisahkan. BRIDA sebagai “otak pembangunan” harus menjadi basis kebijakan berbasis riset. Namun, selama ini BRIDA kurang diberdayakan-anggaran riset tahun ini hanya untuk dua kegiatan.

Riset juga diperlukan untuk mengatasi persoalan daerah, seperti target pajak BBM yang tak tercapai dan potensi pajak yang belum maksimal dibanding daerah lain. Minimnya riset bahkan menyebabkan pembangunan tidak berkelanjutan, contohnya Jembatan Rumbio di Kampar yang terbengkalai.

Ke depan, Edi mendorong BRIDA menjadi mitra strategis Komisi III DPRD Riau dalam merumuskan arah pembangunan daerah. 

“BRIDA harus kita dorong menjadi otak pembangunan Riau,” tegasnya.*****

 

Terkini