Misteri Kematian Pria di Hotel Favor Pekanbaru Terjawab, Keluarga Pilih Ikhlas

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:58:24 WIB
Pihak keluarga Willy akhirnya mengikhlaskan kepergian korban /ist

PEKANBARU, LIPO – Pihak keluarga Willy akhirnya mengikhlaskan kepergian korban yang ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar hotel di Jalan Ahmad Yani, Pekanbaru, pada Rabu (22/7).

Kuasa hukum keluarga korban, Rian Wahyudi SH, menyampaikan bahwa keluarga telah menerima hasil penyelidikan pihak kepolisian yang memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Untuk saat ini, keluarga korban sudah ikhlas menerima kejadian ini,” ujar Rian, Jumat (31/7).

Menurutnya, korban meninggalkan seorang istri dan seorang anak perempuan. Atas dasar itu, keluarga meminta agar proses penyelidikan dihentikan dan kasus kematian ditutup.

“Dari sinkronisasi dan koordinasi dengan pihak kepolisian disimpulkan tidak ada unsur tindak pidana. Keluarga sudah sepakat, mengikhlaskan, dan memohon agar penyelidikan dihentikan,” jelasnya.

Rian juga mengungkapkan bahwa korban memiliki riwayat penyakit yang telah lama diderita. Willy diketahui mengidap diabetes sejak sebelum menikah dan rutin menjalani pengobatan, termasuk suntik insulin. Selain itu, korban juga memiliki riwayat penyakit asam lambung (GERD).

“Dugaan sementara, penyakit yang diderita korban menjadi penyebab meninggal dunia,” tambahnya.

Sementara itu, Kanit Resum Polres Pekanbaru, Iptu Rahmat Saufani, mengatakan bahwa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menemukan sejumlah obat-obatan di dekat tubuh korban.

“Dari hasil olah TKP, ditemukan obat-obatan yang berdasarkan keterangan keluarga merupakan milik korban,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa hasil visum tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan pada jasad korban.

“Hasil visum menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” tegas Rahmat.

Lebih lanjut, Rahmat menyebutkan bahwa pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jasad korban dan memilih menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

“Pihak keluarga tidak bersedia dilakukan autopsi dan menyatakan korban memang memiliki riwayat penyakit. Karena itu, jenazah kami serahkan kembali kepada keluarga,” tutupnya.(***)

Tags

Terkini