SOLOK, LIPO - Operasi SAR banjir bandang di Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, memasuki hari kedua, Selasa (22/9/2026).
Basarnas Padang mengkonfirmasi satu dari dua korban hilang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban atas nama Dafi (20), warga Kayu Aro Aia Baliang, ditemukan tim SAR gabungan pada Selasa pukul 13.30 WIB sekitar 4,5 KM dari lokasi kejadian awal (LKP). Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Arosuka.
"Tim SAR gabungan menemukan korban an. Dafi dalam keadaan MD dan dievakuasi ke RSUD Arosuka Solok," demikian disampaikan Jody Harryawan, Humas SAR Kota Padang dalam keterangan tertulisnya.
Dengan temuan ini, data korban sementara yang selamat 36 orang, Meninggal Dunia (MD) 1 orang (Dafi), dan sedang Dalam Pencarian (DP) 1 orang (Algusral, 59).
Selain itu, 4 orang luka-luka (3 di RSUD Arosuka, 1 di RS Semen Padang), dan 32 warga terdampak telah dievakuasi.
Banjir bandang sendiri terjadi Minggu (21/9/26) pukul 20.00 WIB setelah hujan lebat sejak pukul 18.00 WIB di Jorong Arosuko Nagari Batang Barus dan Jorong Linjuang Koto Tinggi Nagari Koto Gaek Guguk.
Operasi pencarian hari kedua melibatkan 631 personel gabungan, bertambah dari hari pertama. Terdiri dari Basarnas Padang 12 orang, Unit Siaga Tanah Datar 4 orang, Unit Siaga Solok Selatan 6 orang, TNI, Polri, Brimob, BPBD, Satpol PP, Damkar, hingga masyarakat.
Pencarian juga dibantu drone termal, rescue truck, excavator, dan peralatan SAR air dan mountaineering.
Hingga berita ini diterbitkan, pencarian terhadap satu korban tersisa, Algusral (59), masih terus dilanjutkan.*****