Ekpos Bupati Inhil, Pusat Apresiasi Keberhasilan Program DMIJ


Bupati HM Wardan berfoto bersama Sekjen PDT Anuar Sanusi usai melaksanakan ekspos prgram DMIJ.



Ekpos Bupati Inhil, Pusat Apresiasi Keberhasilan Program DMIJ

Rabu, 13/12/2017 | 14:06
Tembilahan, LIPO-Bupati Indragiri Hilir (Inhil) HM Wardan, menggelar ekpos terhadap pencapaian program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) di Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDT) di Jakarta, Senin (11/12/2017).

Di depan Sekretaris Jendral (Sekjen) PDT, Anuar Sanusi dan jajaranya, Bupati memaparkan pencapaian program unggulan tersebut. Pada kesimpulannya pihak Kementerian mengapresiasi sekaligus mengakui keberhasilan program ini.

Mengawali ekspos, Bupati  negeri hamparan kelapa dunia ini menjelaskan gambaran umum daerah. Secara geografis Inhil diapit oleh beberapa negara maju, sperti Singapura dan Malaysia.

"Selain perkebunan kelapa, kami juga memiliki hutan mangrove dan sagu,"kata Bupati Inhil HM Wardan.

Di era kepemimpinannya, Bupati membuat terobosan dengan melahirkan program DMIJ. Cukup besar dana yang dialokasikan untuk meningkatkan pembangunan ditingkat desa. Pembagian dananya sesuai dengan tipelogi masing-masing desa.

Sesuai urutan tipologi desa yang terkecil, yakni desa swadaya, swakarya, swasembada dan Desa Maju. Untuk menetapkan tipologi desa teradapat 19 poin yang menjadi apsek penilaian. Antara lain, dinilai dari sektor prasana dasar dan aspek sarana pendidikan.

"Termasuk aspek sarana kesehatan serta ekonomi. Desa paling kecil kami alokasikan dana hingga Rp 350 juta dan yang paling besar hingga Rp 1,2 miliar," paparnya.

DMIJ tak hanya membangun sarana infrastruktur. Program ini memadukan arahan pembinaan yang kemudian di integrasikan dengan program Pos Yabdu maupun pengembangan pendidikan anak usia dini (PAUD).

"Melalui DMIJ kami bangun pula gedung satu atap untuk Babinsa dan Babinkamtibmas. Untuk memaksimalkan pelaksanaan DMIJ kami membutuhkan dukungan pusat dari segala sektor," harap Bupati.

Setelah mendengarkan pemaparan Bupati Inhil HM Wardan, Sekjen Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Anuar Sanusi, menilai bahwa program tersebut merupakan terobosan yang perlu mendapat apresiasi, namun juga perlu menyamakan konsep yang ada di Kementerian Desa dalam memberikan tipelogi Desa.

"Apalagi kalau di gabungkan dengan dana desa (DD). Tentu akan menjadi akselerasi pembangunan yang baik. Sehingga dalam waktu tak lama lagi akan banyak desa-desa di Inhil yang maju," tutur Sekjen.

Dalam membangun desa pihak kementerian PDT juga telah menetapkan indek pembangunan. Mereka melihat sejauh mana dana desa memberikan dampak positif terhadap desa itu sendiri. Indek tersebut sebagai kebijakan Kementrian dalam mengambil keputusan.

"Selama ini kita menilai bahwa Inhil masuk dalam klaster desa sangat tertinggal. Namun kedepan saya yakin akan banyak desa maju jika program ini dapat di kolaborasikan," harapnya.

Saat itu Bupati Inhil HM Wardan, didampingi anggota DPRD Riau, H Agus Triansyah, anggota DPRD Inhil, HM Yusuf Said dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa H Yulizal dan Kadis Kominfo yang diwakili Kabid Informasi Komunikasi Publik Trio Beni Putra.***ADV

Bupati HM Wardan didampingi anggota DPRD Riau saat melakukan ekspos DMIJ di Kementerian PDT.


Bupati HM Wardan menyerahkan cenderamata kepada Sekjen PDT Anuar Sanusi usai ekspos.


HM Wardan bersama Sekjen PDT Anuar Sanusi (tengah) dan anggota DPRD Riau usai ekspos.


     

Bupati HM Wardan berbincang-bincang dengan anggota DPRD Riau dan pejabat Pemprov Riau.


Sekjen PDT bersama Bupati Inhil sebelum melaksanakan ekspos.


Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa H Yulizal (kiri) berfoto usai menghadiri ekspos DMIJ.


   
Nasional Daerah
Politik Hukrim
Ekonomi Otomotif
Sport Internasional
Hiburan Bandar Serai
Lifestyle Tekno
Travelling    
   
Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index