Selasa, 18 Juni 2019
Follow:
 
Jimly: Lelang Jabatan Bisa Membahayakan

alfi | Nasional
Minggu, 03/07/2016 | 11:55:47 WIB
Jakarta, LIPO-Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie mengatakan penerapan lelang jabatan pada penyelenggara negara dan pemerintahan dapat membahayakan.

"Lelang jabatan yang dilakukan untuk pergantian jabatan pada penyelenggara negara dan pemerintahan, sasarannya untuk transparansi dan menghindari praktik kolusi," kata Jimly, Ahad (3/7).

Menurut dia, lelang jabatan ini baru ada dan dilakukan setelah era reformasi. Lelang jabatan ini, kata dia, jika tidak dikontrol dengan baik nantinya semua jabatan akan dilelang dan diperebutkan secara bebas.

"Ini akan menjadi bagian dari pasar bebas di bidang politik pemerintahan," katanya.

Pakar hukum tata negara ini menegaskan, kalau semakin banyak jabatan dilelang maka akan menjadi komoditas yang diperebutkan dan hal ini akan menghilangkan amanat rakyat. Kalau semakin banyak jabatan diperebutkan, kata dia, apalagi menjadi komoditas nantinya pemimpin tidak lagi amanah.

"Pemimpin yang tidak amanah, dapat menghalalkan segala cara. Ini berbahaya. Bangsa Indonesia akan semakin terpuruk," katanya.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • Bank Riau Kepri Fishing Community Gelar Tribar Akbar 2019
  • Bank Riau Kepri Fishing Community Gelar Tribar Akbar 2019
  • Pelajari Suku Duano dan Menongkah, Tim dari Korsel Kunjungi Inhil
  • Sekda Inhil : Gaji 13 PNS Akan Cair 1 Juli
  • Ini Jadwal Penerimaan Siswa Baru SMP di Pekanbaru
  • Kartika Putri Bongkar Sikap Suami saat Bertengkar
  • Begini Kondisi Jalan Soebrantas Panam Setelah Diguyur Hujan
  • Korban yang Hanyut Diseret Arus di Jalan di Sekitar Jalan Lobak Pekanbaru Ternyata Pengantin Baru
  • Langgar Aturan Zonasi PSB, Ini Sanksi untuk SMA/Sederajat di Riau
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index