Rabu, 16 Oktober 2019
Follow:
 
1.200 Peserta Ikuti MTQ Nasional Mataram

alfi | Nasional
Kamis, 28/07/2016 | 09:23:49 WIB
Jakarta, LIPO-Direktur Penerangan Agama Islam Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam pada Kementerian Agama Muchtar Ali mengatakan, Musabaqah Tilawatil Quran Nasionl ke-26 di Mataram, Nusa Tenggara Barat, diikuti sedikitnya oleh 1.200 peserta dari 34 Provinsi di Indonesia.

"Mereka adalah para peserta yang telah lolos tahapan verifikasi dan karenanya akan mengikuti ajang nasional yang akan dibuka oleh Presiden Joko Widodo pada Sabtu lalu," kata Muchtar lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu (28/7/2016).

Dia mengatakan, total peserta yang mendaftar berjumlah 1.303 tapi 103 di antaranya tidak lolos administrasi. Menurut dia, seluruh peserta akan mengikuti MTQ ke-26 yang terbagi dalam tujuh cabang dan 18 golongan lomba.

Ketujuh cabang tersebut adalah Tilawah Al Quran, Hifzh Al Quran, Tafsir Al Quran, Fahm Al Quran, Syarh Al Quran, Khath Al Quran dan Menulis Makalah Ilmiah Al Quran (M2IQ).

Adapun 18 golongan lomba terdiri dari enam golongan cabang tilawah Al Quran (dewasa, remaja, anak-anak, tartil, cacat netra serta qiraah sabah), lima golongan cabang hifzh Al Quran (1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz dan 30 juz), tiga golongan cabang tafsir Al Quran (bahasa Indonesia, Arab dan Inggris) serta empat golongan cabang Khath Al Quran (naskah, hiasan mushaf, dekorasi dan kontemporer).

"Masing-masing golongan terbagi dalam kelompok putera dan puteri," kata Muchtar.

Muchtar memperkirakan 5 ribu orang akan ikut hadir guna memeriahkan pulau berjuluk seribu masjid itu. Untuk mempermudah akses publik terhadap profil peserta, Kementerian Agama menggunakan e-MTQ. Aplikasi yang baru pertama kali digunakan pada gelaran MTQN kali ini dapat diakses melalui website website https://simpenais.kemenag.go.id/mtq.

"Aplikasi e-MTQ dapat diakses publik secara luas. Sesuai arahan Menteri Agama dalam Rakornas MTQN ke-26 Selasa (31/5), e-MTQ diharapkan dapat memfasilitasi publik untuk ikut berpartisipasi aktif dalam gelaran MTQN yang transparan dan akuntabel," kata dia.

Melalui aplikasi itu, masyarakat diharapkan dapat lebih mengenal para peserta MTQN ke-26 di Mataram. Sebab, aplikasi itu menyajikan data peserta mencakup nama, nomor induk, usia, cabang lomba yang diikuti, berikut fotonya.

"Jika ditemukan data peserta yang tidak valid, masyarakat dapat menyampaikan informasi melalui surat elektronik simpenais@kemenag.go.id. Seluruh aduan harus dilengkapi dengan data pendukung yang otentik," kata dia.(lipo*3/okz)



Berita Lainnya :
 
  • Bupati Siak Pimpin Dialog Forkopimda dengan Civitas Perguruan Tinggi Kab Siak
  • Temu Ramah Dengan Wartawan Kuansing, Kapolres Minta Dukungan Awak Media
  • Pemkab Inhil Gelar Coffee Morning Bersama Forkopimda dan Pers
  • Kepala Balai Bahasa Riau: PP Nomor 63 Tahun 2019 Harus Terus Disosialisasikan
  • LAM Riau Ajak Masyarakat Amankan Pelantikan Presiden dan Wapres
  • Wagubri Buka Lokakarya Pengelolaan Pesisir Terpadu
  • Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan Pohang Techno Park Korea Selatan
  • Buka International Dragon Boat Festival 2019, Gubri Berharap Jadi Agenda Tahunan Riau
  • Diminta Kepala Bekraf, Gubri Presentasikan Ekonomi Kreatif di Jakarta
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index