Rabu, 20 Februari 2019
Follow:
 
Tunda Eksekusi
Jaksa Agung Perburuk Kepastian Hukum di Indonesia

alfi | Nasional
Senin, 01/08/2016 | 08:20:35 WIB
Jakarta, LIPO-Freddy Budiman, Michael Titus Igweh, Humprey Ejike, dan Cajetan Uchena Onyeworo telah dieksekusi mati oleh Kejaksaan Agung, Jumat 29 Juli kemarin. Namun, 10 orang lainnya, justru ditunda tanpa alasan hukum yang jelas.

Pengamat hukum tata negara Universitas Negeri Jember (Unej), Bayu Dwi Anggono menilai, penundaan eksekusi 10 terpidana mati di saat-saat terakhir menjelang eksekusi merupakan bentuk pelanggaran atas asas kepastian hukum oleh Jaksa Agung.

"Mengingat penentuan 14 terpidana mati yang akan dieksekusi tentunya sudah atas pertimbangan matang, bahwa putusan penjatuhan hukuman mati bagi para terpidana sudah berkekuatan hukum tetap dan tidak tersedia lagi upaya hukum bagi terpidana tersebut. Untuk itu menjadi sangat aneh di menit-menit akhir eksekusi terhadap 10 terpidana mati ditunda tanpa suatu alasan yang dapat diterima secara nalar hukum," ujar Bayu kepada Okezone, Seni (1/8/2016).

Bayu menambahkan, penundaan ini akan mengurangi wibawa pemerintah, terutama janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memerangi bandar narkoba tanpa pandang bulu. Penundaan eksekusi menimbulkan tafsir dan spekulasi bahwa Pemerintah masih bisa diintervensi dalam hal pelaksanaan ekesekusi mati.

"Hal ini tentunya kontraproduktif dengan janji pemerintah untuk memerangi kejahatan narkoba. Selama Jaksa Agung tidak bisa menjelaskan alasan hukum penundaan tersebut tentu tidak akan terhindarkan adanya asumsi publik," imbuhnya.(lipo*3/okz)



Berita Lainnya :
 
  • Bupati Inhil Pimpin Rapat Penyelesaian Somasi Kredit Poktan Dengan BNI
  • Bupati Inhil Ungkap Keprihatinan Atas Kebakaran di Sungai Guntung
  • Riau Dapat Hibah Pembangunan Asrama Haji Tiga Blok
  • Hujan akan Mengguyur Riau, Masyarakat Diminta Waspada
  • Presiden Jokowi Resmi Lantik Syamsuar-Edy Natar Jadi Gubri dan Wagubri Periode 2019-2024
  • KPU: Jumlah Caleg Mantan Napi Korupsi Capai 72 Orang
  • Ani Yudhoyono Sudah Mulai Aktif Berkomunikasi
  • Fenomena Ustaz Abdul Somad Dibahas di Universitas Australia
  • BMKG Ingatkan Warga Riau Waspadai Hujan Lebat Disertai Angin Kencang
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index