Rabu, 19 Juni 2019
Follow:
 
Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Padang Berlebaran Hari Ini

alfi | Nasional
Senin, 03/06/2019 | 11:53:03 WIB
PADANG, LIPO - Sekitar 100 pengikut Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Surau Baitul Makmur, Pasar Baru, Kecamatan Pauh, Padang telah berlebaran ditandai dengan pelaksanaan Salat Idul Fitri 1440 Hijriah pada Senin (3/6/2019) pagi, sebagaimana diberitakan Antaranews.

Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Surau Baitul Makmur yang berlokasi 15 kilometer dari pusat Kota Padang dimulai sejak pukul 08.00 WIB berlangsung dengan khidmat dan khusyuk diawali dengan membaca lafaz takbir oleh seluruh jamaah.

Namun ada yang berbeda dalam pelaksanaan Salat Idul Fitri, usai salat biasanya langsung dilanjutkan dengan khutbah, tetapi jamaah Naqshabandiyah melanjutkannya dengan kembali bertakbir dan membaca doa bersama sekitar 30 menit.

Setelah itu, dilanjutkan dengan pembacaan khutbah Idul Fitri oleh mursyid (pimpinan) Jamaah Tarekat Naqsabandiyah Surau Baitul Makmur, Syafri Malin Mudo.

Khutbah dibacakan dalam bahasa Arab yang didahului oleh kumandang azan oleh salah seorang jamaah.

Saat membaca khutbah, khatib berdiri sambil memegang tongkat kayu dan berpakaian serba putih dan mengenakan sorban sembari memegang sebuah buku yang merupakan materi khutbah.

Sebagian besar pengikut jamaah didominasi oleh bapak-bapak ibu-ibu yang telah berusia lanjut.

Menurut mursyid Jamaah Tarekat Naqshabandiyah Surau Baitul Makmur, Syafri Malin Mudo, 1 Syawal 1440 Hijriah jatuh pada Senin, 3 Juni 2019.

Hal itu berdasarkan pada perhitungan metode hisab Munjid serta rukyatul hilal (melihat bulan) yang digunakan dalam menentukan awal bulan, kata dia.

Menurut dia, metode hisab munjid yang digunakan Jamaah tarekat Naqshabandiyah untuk menentukan awal bulan berasal dari Mekah yang dikarang oleh ulama setempat.

Ilustrasi.

Selain itu dalam melaksanakan rukyatul hilal (melihat bulan) dilakukan secara langsung pada tanggal 8, 15, 22 dan 30 Syaban.

Ia mengatakan walaupun berbeda pelaksanaan Idul Fitri dengan pemerintah pihaknya tidak menganggap ada persoalan.

"Pemerintah memiliki dasar dalam penetapan Idul Fitri, kami juga punya dasar yang mengacu pada Al Quran dan Hadis," lanjut dia.

Ia menyebutkan di Padang terdapat puluhan masjid dan mushala yang menjadi pusat peribadatan Jamaah Tarekat Naqshabandiyah.

Masjid dan mushalla tersebut tersebar di Kecamatan Pauh dan Kecamatan Lubuk Kilangan. Di Pasar Baru terdapat dua mushala dan di Kecamatan Lubuk Kilangan 29 mushala.

Usai melaksanakan shalat jamaah Naqshabandiyah bersalam-salaman dan bermaafan dilanjutkan dengan makan bersama.(lipo*3)



Berita Lainnya :
 
  • Bank Riau Kepri Fishing Community Gelar Tribar Akbar 2019
  • Bank Riau Kepri Fishing Community Gelar Tribar Akbar 2019
  • Pelajari Suku Duano dan Menongkah, Tim dari Korsel Kunjungi Inhil
  • Sekda Inhil : Gaji 13 PNS Akan Cair 1 Juli
  • Ini Jadwal Penerimaan Siswa Baru SMP di Pekanbaru
  • Kartika Putri Bongkar Sikap Suami saat Bertengkar
  • Begini Kondisi Jalan Soebrantas Panam Setelah Diguyur Hujan
  • Korban yang Hanyut Diseret Arus di Jalan di Sekitar Jalan Lobak Pekanbaru Ternyata Pengantin Baru
  • Langgar Aturan Zonasi PSB, Ini Sanksi untuk SMA/Sederajat di Riau
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index