Sabtu, 24 08 2019
Follow:
 
Ditanya Jatah Menteri, Begini Jawaban Ketum PP Muhammadiyah

alfi | Nasional
Jumat, 19/07/2019 | 08:12:29 WIB
YOGYAKARTA, LIPO - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir memastikan kehadiran Muhammadiyah bukan untuk masuk dalam kontestasi politik.

Selama ini, Muhammadiyah belum diajak komunikasi terkait kursi menteri dalam kabinet yang akan dibentuk Jokowi-Ma'ruf. Namun banyak kader Muhammadiyah yang mampu duduk dalam berbagai jabatan.

“Muhammadiyah tidak pernah ikut dalam kontestasi politik,” tutur Haedar di Kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (18/6/2019).

Bahkan Haedar memastikan jika dirinya tidak akan masuk dalam bursa ataupun kandidat calon menteri. Keberadaan Ketua Umum PP Muhammadiyah menurutnya bukan untuk terjun ke dunia politik.

“Ketua PP Muhammadiyah hadir bukan untuk itu,” ucapnya sambil tersenyum ketika ditanya peluangnya untuk masuk dalam kabinet.

Haedar melihat pengisian kabinet merupakan hak dari presiden. Bahkan sejauh ini dirinya juga belum mendengar adanya pembicaraan dengan partai politik pengusung untuk menentukan kandiodat dan komposisi kabinet. Apalagi dengan Muhammadiyah.

Selama ini kata dia, Muhammadiyah tidak pernah meminta jatah menteri dari presiden. Namun ketika presiden dan parpol pengusung memilih kader Muhammadiyah menjadi menteri, maka itu di luar kewenangan PP Muhammadiyah. Hal ini sangat mungkin saja terjadi mengingat banyak kader terbaik Muhammadiyah yang mampu duduk dalam berbagai jabatan strategis.

"Kader Muhammadiyah itu siap, untuk menjadi menteri, wartawan, guru ataupun ustadz,” kata dia.

Haedar berharap pemerintahan ke depan akan semakin baik. Presiden Jokowi lanjutnya, harus bisa menempatkan kabinet yang lebih memiliki visi. Bukan hanya sekedar bagi-bagai jabatan. “Muhammadiyah ingin pemerintah ke depan semakin baik good governance,” ucap Haedar.

Menurutnya, tugas pemerintah ke depan ialah menjalankan kewajiban melindungi rakyatny. Hal itu harus jadi konsentrasi pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dengan menempatkan menteri yang visioner untuk duduk di kabinet.

“Jadi, tidak hanya sekadar bagi-bagi jabatan saja,” katanya menandaskan.(lipo*3/okz)





Berita Lainnya :
 
  • Tabrak Tronton Parkir di Rohil, 5 Penumpang Bus PMH Meninggal Dunia
  • Lepas Kontingan O2SN Riau ke Semarang dan Aceh, Ini Harapan Gubri Syamsuar
  • Ancam Tembak Kasatpol PP Pekanbaru, Pejabat BNN Ngaku Cuma Bawa Pistol Air
  • Indonesia Pastikan Tiket Final Ganda Putra Kejuaraan Dunia
  • Juara Bertahan Siposan Rimbo dan Limbago Melaju ke Hari Ketiga, Singa Kuantan Tumbang
  • Dinilai Punya Potensi, Sekda Kabupaten Siak Bahas Usaha Ekonomi Kreatif
  • Cak Imin Restui Ade Agus Hartanto Maju di Pilkada Inhu 2020
  • Tinjau Puskesmas Sungai Salak, Wabup SU Harap Pelayanan di Fasyankes Ditingkatkan
  • Peduli Korban Kebakaran, Marlis Syarif dan MPI Bagikan 300 Nasi Bungkus
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index