Selasa, 28 Januari 2020
Follow:
 
Bahas Soal Listrik Desa & Tambang di Riau, Anggota Komisi I & III DPRD Riau Konsultasi Ke DPR RI

Elfi | Nasional
Jumat, 10/01/2020 | 19:25:25 WIB
JAKARTA,LIPO-Anggota Komisi VII H. Abdul Wahid menerima kunjungan Komisi I dan Komisi III DPRD Provinsi Riau di Ruangan Komisi VII DPR RI, Jum'at (10/01/2019).

Dalam kunjungan tersebut Ketua Komisi I DPRD Riau Ade Agus Hartanto menyampaikan kepada perwakilan komisi VII DPR RI mengenai kondisi Listrik Desa dan Tambang di Riau.

"Kehadiran kami berkunjung ke komisi VII DPR RI untuk mengkonsultasikan terkait kondisi listrik desa, banyak kami terima laporan dari masyarakat bahwa mereka belum teraliri listrik, memang rasio desa (RD)  sudah lebih 90%, sementara rasio elektrifikasi (RE) masih rendah khususnya di dusun-dusun terutama diwilayah pulau dan pesisir," terang Ade. 

Lebih lanjut dikatakan Ade Agus, selain soal listrik Desa, persoalan kondisi pertambangan di Riau juga mendapatkan pengaduan dari masyarakat, karena dampak lingkungan disekitar beroprasinya tambang.

"Selain tentang listrik desa, kita juga menyampaikan peraolan-persoalan tambang di Riau, karena dampaknya cukup berbahaya bagi lingkungan, terlebih Rencangan UU minerba menjadi perioritas tahun 2020 ini," terang Sekretaris DPW PKB Riau ini.

Menanggapi beberapa hal yang disampaikan Anggota DPRD Riau, H. Abdul Wahid menjelaskan, bahwa dari hasil rapat komisi VII dengan mitra baik dengan PLN maupun dengan ESDM sudah disampaikan persoalan krusial yang ada di daerah.

"Berkenaan dengan persoalan yang disampaikan oleh Pak Ade tadi memang kita sudah bahas dengan pihak PLN dan ESDM, Tahun 2020 PLN menargetkat elektrifikasi sampai ke dusun, memang tahun 2019 kemaren ada sebahagian mencapai dititik aliran d pusat desa, belum sampai ke dusun, komisi VII terus mengawal ini," jelas Abdul Wahid. 

Lebih lanjut Abdul Wahid juga menjelaskan, bahwa mengenai tambang tahun ini akan dibahas lanjutan dari RUU menirba, yang tahun sebelumnya sudah banyak dibahas soal isu-isu krusial berkenaan dengan tambang.

" Tahun ini RUU minerba termasuk salah satu yang diperioritaskan di baleg, sudah banyak juga isu-isu krusial yang dimuat dalam pasal-pasalnya, mulai dari izin sampai pengendalian dampak lingkungannya," terang politisi asal Riau ini. (lipo*1)



Berita Lainnya :
 
  • Tingkatkan Disiplin dan Kemampuan Dasar Prajurit, Kodim 0314/Inhil Laksanakan Minggu Militer
  • Heboh Virus Corona, RSUD PH Tembilahan Sediakan Tenaga Medis dan Ruang Perawatan Khusus
  • Bupati Wardan Minta APKL Berperan Aktif Tingkatkan Kesejahteraan Pedagang
  • Musrenbang di Kecamatan Peranap, Camat Usulkan 194 Prioritas Pembangunan
  • Enam Warga Riau di Wuhan Cina Dalam Kondisi Sehat
  • Tagih Utang, Nyawa Warga Bagan Punak Rohil Ini Melayang
  • Sekda Yan Prana: Asesmen Jabatan Eselon II Ditargetkan Maret
  • DPR Desak Menteri ESDM Umumkan Tak Ada Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg
  • Kepala BKD: 43 Dinyatakan Gugur, 198 Tidak Memenuhi Passing Grade
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index