Senin, 30 Maret 2020
Follow:
 
Salah Ketik, Maman: Pemerintah Sebaiknya Bahas Ulang Omnibus Law

elpi | Nasional
Kamis, 20/02/2020 | 08:45:16 WIB
JAKARTA, LIPO - Politikus PKB Maman Imanulhaq mengomentari terkait adanya kesalahan tik dalam pasal 170 draft RUU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker). Menurutnya, pemerintah perlu membahas ulang sebelum dibahas ke DPR.

"PKB mengusulkan agar pembahasan ini dibahas kembali diulang secara keseluruhan secara koordinatif," kata Maman, Rabu (19/2).

Selain itu ia berharap presiden mengambil alih pembahasan omnibus law tersebut. Jangan sampai presiden juga merasa kecolongan dan tidak tahu.

"Jadi, tidak boleh ada alasan salah ketik tidak ada alasan tidak pernah baca," ujarnya.

Ia menilai pengakuan pemerintah terkait adanya kesalahan ketik menunjukan bahwa tingkat koordinasi di pembantu presiden tidak terlalu baik. Karena itu, ia berharap omnibus law ciptaker dibicarakan semua kalangan.

"Jangan sampai ada satu menteri tiba-tiba merasa tidak pernah mengusulkan, itu sesuatu yang sangat aneh," tuturnya.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • 100 Banser Semprot Disinfektan Bersama Polisi Besok Pagi
  • Dalam Dua Hari, Rumah Sakit di Pekanbaru Tampung Dua Pasien Positif Corona
  • KNPI Bengkalis Minta Diskes Gunakan Rapid Test Tepat Sasaran
  • dr Firmansyah SpPD: Indonesia Kategori Tinggi Tingkat Kematiannya, Ini Langkah Pencegahannya
  • Masker Langka, Dekranasda Siak Gandeng Penjahit Produksi Puluhan Ribu Masker BC19
  • Lawan Corona dengan Menjaga Wudhu
  • Ketum LAR Tuding Rekrutmen PD tidak Transparan & Diduga Pungli, Panitia: Itu tidak Benar
  • Terkena Dampak Corona, Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah
  • Pekanbaru Terima 320 Alat Tes Cepat COVID-19
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index