Selasa, 31 Maret 2020
Follow:
 
KJRI Johor Bahru Respon Laporan Ketua ANSOR RIAU Soal WNI Terlantar Pulang Ke Riau

Elfi | Nasional
Sabtu, 21/03/2020 | 17:01:12 WIB
PEKANBARU, LIPO - KJRI Johor Bahru, Malaysia merespon laporan pengaduan Ketua ANSOR Riau, Purwaji, terkait ada ratusan WNI yang terlantar alias terkatung-katung di pelabuhan penyeberangan Muar, Malaysia. Sabtu (21/03).

Sebelumnya, salahsatu WNI asal Dumai, Riau, dan ratusan WNI lainnya melaporkan perihal kondisi mereka kepada Purwaji via massanger. Mereka menjelaskan tidak bisa pulang karena pelabuhan tutup. Mendengar pengaduan tersebut, Purwaji langsung tanggap update status di Facebook dan menyebarluaskan hal tersebut ke rekan-rekan media, baik nasional maupun lokal. 

Alhasil, berita yang dimuat diberbagai media direspon langsung oleh KJRI Johor Bahru. 

Purwaji saat dihubungi membenarkan, dua orang pihak KJRI telah menghubunginya. 

"Assalamualaikum pak Purwaji, saya Anang dr KJRI Johor Bahru. Ingin menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas laporan pak Purwaji yang meneruskan laporan dari mas willy  tentang adanya WNI yang kesulitan mau kembali ke Indonesia melalui pelabuhan Muar," jelas Purwaji sesuai yang terupdate dilaman Facebook nya. 

Dijelaskan pihak KJRI Johor Bahru, mereka telah berkoordinasi dengan WNI Willy Ari Setiawan setelah memperoleh informasi, dan saat ini juga sedang melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian Malaysia. 

"Kami telah berkoordinasi dg mas Willy dan memperoleh informasi bahwa beberapa WNI yg kesulitan di Muar sudah berpencar, ada yang ke Johor Bahru ada juga yang ke Pontian. Kami juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian Muar supaya mengecek kondisi pelabuhan Muar saat ini," terang pihak KJRI dijelaskan Purwaji. 

Menurut KJRI sesuai laporan dari kepolisian setempat, pelabuhan Muar sudah ditutup, sepi, dan tidak ditemui lagi berkumpulnya orang-orang yang menunggu di penyebrangan. Namun demikian, Tim KJRI tetap akan bergerak ke Muar mengecek kondisi lapangan dan membantu WNI yang perlu bantuan. 

"Tim KJRI lainnya juga akan bergerak ke Pontian untuk membantu WNI yang juga sedang berusaha kembali ke Indonesia melalui pelabuhan Kukup, Pontian. KJRI telah meminta pelabuhan Kukup agar menyediakan kapal dan telah disanggupi oleh pihak pelabuhan Kukup bahwa besok pagi mulai jam 07.00 WIB, WNI sudah bisa membeli tiket untuk balik ke Indonesia." Demikian, laporan dan tindak lanjut oleh KJRI JB atas laporan pak Purwaji. Terima kasih.

Sementara, Willy Ari Setiawan yang sebelumnya melaporkan kondisi dirinya dan ratusan lainnya di Malaysia, mengirimkan pesan massanger kepada liputanoke.com, membenarkan bahwa KJRI telah merespon persoalan yang mereka hadapi. 

"Terimakasih banyak pak. Alhamdulillah berkat bantuan Bapak-bapak, persoalan yang kami hadapi disini sudah di respon dengan tanggap dan cepat oleh pihak KJRI," jelasnya. (lipo*1) 



Berita Lainnya :
 
  • 100 Banser Semprot Disinfektan Bersama Polisi Besok Pagi
  • Dalam Dua Hari, Rumah Sakit di Pekanbaru Tampung Dua Pasien Positif Corona
  • KNPI Bengkalis Minta Diskes Gunakan Rapid Test Tepat Sasaran
  • dr Firmansyah SpPD: Indonesia Kategori Tinggi Tingkat Kematiannya, Ini Langkah Pencegahannya
  • Masker Langka, Dekranasda Siak Gandeng Penjahit Produksi Puluhan Ribu Masker BC19
  • Lawan Corona dengan Menjaga Wudhu
  • Ketum LAR Tuding Rekrutmen PD tidak Transparan & Diduga Pungli, Panitia: Itu tidak Benar
  • Terkena Dampak Corona, Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah
  • Pekanbaru Terima 320 Alat Tes Cepat COVID-19
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index