Rabu, 15 08 2018
Follow:
 
Paling Dingin di Dunia, Masjid Ini Suhunya di Bawah Minus 50 Derajat

alfi | Bandar Serai
Selasa, 07/06/2016 | 13:16:20 WIB
Rusia, LIPO-Masjid di dunia memiliki ciri khas tersendiri, pernahkah merasakan Masjid terdingin sedunia? Masjid ini memiliki suhu dibawah 50 derajat celcius.

Yups, itulah Masjid The Nurd Kamal. Masjid ini berada di Rusia tepatnya di Kota Norlisk. Masjid ini dikenal bukan karena kemegahan bangunannya ataupun bentuk kaligrafinya, namun dikenal karena suhu dingin yang luar biasa.

Dilansir Reuters, Selasa (7/6/2016) rasa dingin di Masjid ini kian terasa dimana angin selalu bertiup dengan kencang, bahkan bunyi salju kian mewarnai atap dari Masjid tersebut. Suhu dingin ini kian meningkat kala datangnya musim dingin.

Selain itu, mengenal nama Norlisk tentu sangat asing di telinga travellers. Dimana, Kota ini berada paling utara di Rusia.

Selain itu, daerah ini masuk dalam kawasan Krasnoyarsk Krai, di antara Sungai Yenisey dan semenanjung Taymyr. Norilsk pun bukan kota wisata.

Di Norlisk itu sendiri diperkirakan memiliki rumah bagi sekira 50.000 beragama Muslim. Jumlah ini hanya dibawah seperempat dari penduduk di wilayah Rusia yakni sekira 210.000.

Sebagian besar di Kota ini dipenuhi warga Azerbaijan dan Republik Rusia Dagestan yang bekerja sebagai pedagang atau pekerja bangunan.

Seiringnya waktu, kian tahun populasi di kota ini semakin mengecil. Pasalnya, Norilsk sendiri membatasi akses bagi orang asing.

"Banyak orang yang mulai meninggalkan Kota Norlisk," ucap Sidikov, warga Uzbek yang lahir dan dibesarkan di Kyrgyzstan.

Norilsk yang baru ditempati penduduk sekitar tahun 1930-an sebenarnya adalah kota tambang. Logam, menjadi hasil tambang yang melimpah di sana. Maka tak heran, banyak pabrik-pabrik yang menjulang tinggi.

Nah, untuk Masjid tersebut berada di lokasi di pinggiran kota yang menghadap Danau Dolgoye. Masjidnya, dibangun pada tahun 1998 oleh Mukhtad Bekmeyev yang berasal dari Suku Tartar.

Masjidnya begitu indah dan terlihat mencolok dari bangunan yang lain. Dindingnya berwarna hijau, dengan kubah yang dilapisi warna emas.

Di dekatnya, menjulang menara yang tampilan warnanya sama dengan masjidnya. Bangunan masjidnya, terdiri dari tiga lantai.

Menurut Sidikov, Masjid ini baru dibuka tahun 1998 yang dibangun Mukhtad Bekmeyev seorang etnis Tatar dan warga Norlisk asli tinggal di Kota Laut Hitam Sochi jaraknya 4.000 km.

Menyusutnya populasi di Norlisk yang turun sekira 5.000 orang setiap tahun seakan tak membuat Sidikov patah arang untuk tetap mengabadikan dirinya untuk menjaga Masjid tersebut.

Bahkan, dirinya tetap membuka tangan terbuka untuk mengajarkan siapapun yang ingin belajar Alquran. Hingga kini, jumlahnya sudah 500 sampai 600 orang yang ingin belajar Islam.(lipo*3/okz)




Berita Lainnya :
 
  • Peduli Gempa Lombok, PWI Riau Ikut Berpartisipasi
  • Mahfud Buka-bukaan di ILC, Ini Tanggapan PDIP
  • DLH Bengkalis Ajak Masyarakat Manfaatkan Bank Sampah
  • Menyambut HUT RI Ke -73, Pemerintah Kecamatan Bersama Masyarakat Sentajo Raya Lakukan Goro
  • Gandeng KPK, Bank Riau Kepri Sosialisasikan E
  • Mahfud MD Beberkan Kronologi Dirinya Batal Jadi Cawapres Jokowi
  • Prabowo-Sandiaga dan Jokowi-Ma'ruf Lolos Tes Kesehatan
  • Wakapolri Akan Dijabat Irjen Idham Aziz
  • Asian Games, Malam Ini Indonesia Vs Palestina
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index