Rabu, 20 Juni 2018
Follow:
 
PBNU Desak Google Kembalikan Peta Palestina

beye | Bandar Serai
Kamis, 11/08/2016 | 23:32:35 WIB
JAKARTA (Lipo)-Pengurus Besar Nahdlatul Ulama mendesak pihak Google Maps mengembalikan peta Palestina yang dihilangkan dan digantikan dengan Israel.

"Harus segera dikembalikan (peta) itu," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj di Jakarta, Kamis (11/8).

Ia menginginkan persoalan tersebut tidak berlarut-larut dan perlu penyelesaian sesegera mungkin agar tidak melebar menjadi sentimen keagamaan.
"Kalau tidak dikembalikan, akan kami lawan," kata alumni salah satu perguruan tinggi di Mekkah, Arab Saudi, itu.

Said menyamakan fenomena itu dengan penghilangan beberapa unsur NU dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Ia menyebutkan bahwa dalam literatur sejarah kemerdekaan Republik Indonesia, beberapa peran NU telah dihilangkan.

Menurut Said, sejarah telah menghapus tokoh NU bernama Harun yang meletakkan bom di mobil panglima perang Inggris Mallaby yang tewas pada bulan November 1945 di Surabaya.

"Demikian juga dengan pelaku perobekan bendera warna biru sehingga tinggal Merah-Putih di Hotel Oranye, Surabaya, juga warga NU," ujar Said, menambahkan. (Lipo*2/Rol)

Sumber : Antara



Berita Lainnya :
 
  • Arus Balik via Teluk Kuantan Mulai Meningkat
  • Neymar Tertatih-tatih Saat Latihan Timnas Brasil
  • WHO, Kecanduan Game Itu Gangguan Kesehatan Mental
  • Padat Pengunjung, Kawasan Pantai Air Manis Padang Sempat Ditutup
  • Ini 6 Buah yang Buat Kolesterol Tetap Stabil
  • Sudah Lapuk Termakan Usia, Rumah Godang Teluk Kuantan Butuh Perbaikan
  • Pemilu 2019, DPS Kabupaten Kuansing 217.505 Orang
  • Bupati Kuansing Hadiri Halal bi Halal Muhammadiyah
  • Arus Balik Lebaran, Pelindo Tembilahan Prioritaskan Kenyamanan Penumpang
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index