Senin, 21 Januari 2019
Follow:
 
Begini Kondisi Ruas Jalan Penghubung Desa di Pucuk Rantau

elfi | Kuantan Singingi
Selasa, 13/02/2018 | 06:06:01 WIB
TELUK KUANTAN, LIPO-Kepala Desa Sungai Besar Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuansing, Raflis, mengeluhkan dan memprotes kondisi jalan penghubung antar desa yang rusak parah dan hampir tidak bisa dilewati, terlebih jika sudah diguyur hujan.
 
Jalan dimaksud menurut Raflis, adalah ruas jalan dari Desa Perhentian Sungkai sampai Desa Pangkalan sepanjang puluhan kilometer. Terutama ruas jalan sepanjang 6 kilometer yang melintas di 5 desa, yakni Desa Perhentian Sungkai, Sungai Besar, Sungai Besar Hilir, Ibul hingga Desa Pangkalan. Semuanya masuk wilayah Kecamatan Pucuk Rantau.
 
"Kita sama tahu, bahwasannya status jalan tersebut merupakan jalan Kabupaten yang baru sebatas pengerasan, dibangun beberapa tahun silam. Namun, sejak dibangun hingga sekarang, jalan tersebut tidak pernah diaspal dan dilakukan perawatan oleh Pemerintah Kuansing," jelas Raflis, Senin (12/2/2018).
 
Padahal lanjut dia, kondisi jalan tersebut sangat memprihatinkan dengan keadaan sudah rusak parah dan nyaris tidak bisa dilewati kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terutama pada saat musim penghujan.
 
"Ya, jalan tersebut merupakan jalur transportasi utama masyarakat di 5 desa yakni desa perhentian sungkai, sungai besar, sungai besar hilir, ibul dan pangkalan. Lebih dari 500 orang tiap hari memanfaatkan jalan tersebut untuk keperluan bekerja, berdagang dan sekolah," ujarnya.
 
Dikatakan juga, kerusakan jalan tersebut berakibat pada gangguan serius terkait dengan kegiatan interaksi sosial, pendidikan, penegakan hukum, transaksi ekonomi, termasuk gangguan akses kesehatan.
 
Lanjutnya, pada saat tertentu, seperti musim hujan saat ini, kerusakan jalan tersebut juga berdampak pada terhentinya proses belajar mengajar di beberapa sekolah dan juga mandegnya transaksi ekonomi di masyarakat.
 
"Pada saat musim penghujan seperti sekarang, setiap hari dipastikan minimal terjadi 5-10 kali kecelakaan akibat tergelincir dari kendaraan karena kondisi jalan yang becek, licin dan berlobang. Parahnya lagi, tak jarang anak-anak batal berangkat ke sekolah karena hondanya tergelincir jatuh terhempas ke lubang lumpur," sebut Raflis.
 
Karenanya, mewakili masyarakat setempat lainnya, Raflis meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kuansing melalui dinas PUPR agar segera memperbaiki jalan tersebut demi kesejahteraan masyarakat.
 
"Kepada Pemkab Kuansing kami minta untuk segera melakukan perbaikan pengerasan atau aspal jalan tersebut, untuk mencegah insiden kecelakaan dan sekaligus sebagai bentuk pemerataan kesejahteraan serta kepedulian pemerintah kabupaten terhadap masyarakat desa terpencil," harapnya.(lipo*3/rmc)
 



Berita Lainnya :
 
  • Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi Mundur, Kongres Terhenti
  • Lebih dari 10 Ribu Demonstran Tuntut Kebebasan Pers di Serbia
  • Singkirkan Elektrik PLN, Tim Putri BJB Pakuan Melaju ke Final Four
  • Waw, PSG Cukur Habis Guingamp 9-0, Neymar Sumbang Dua Gol
  • Anggota DPRD Tak Lapor Harta karena Alasan Gaptek, KPK Minta Parpol Beri Teguran
  • Ini Daerah yang Akan Diguyur Hujan Hari Ini di Riau
  • Ini Dia Pesona Mandeh, Raja Ampatnya Sumatera Barat
  • Ada Oknum yang Jual Nama Syamsuar Gubri Terpilih untuk Jabatan dan Proyek
  • Minum Air Dingin Tak Baik Bagi Kesehatan, Kalau Air Hangat?
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index