Rabu, 12 Desember 2018
Follow:
 
Dinas Kopdagrin Kuansing Jalin Kerja Sama dengan Balai Diklat Industri Padang

alfi | Kuantan Singingi
Senin, 08/10/2018 | 10:15:49 WIB
Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuantan Singingi menjalin kerja sama dengan Balai Diklat Industri/int
TERKAIT:
TELUK KUANTAN, LIPO- Untuk meningkatkan ekonomi masayarakat, Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuantan Singingi menjalin kerja sama dengan Balai Diklat Industri (BDI) Kementrian Perindustrian Regional I Padang dalam bentuk pelatihan bordir, sulam, dan membatik.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuansing, Azhar menyampaikan bahwa Kementerian Perindustrian RI melalui Balai Diklat Industri (BDI) Padang memiliki program pelatihan bordir, sulam dan membatik yang dibiayai sepenuhnya oleh Kementrian Perindustrian. Sehingga, lanjut dia, sangat disayangkan kalau peluang ini dilewatkan.

Oleh karena itu, Kepala Dinas Kopdagrin bersama Sekretaris Yusnaningsih, Kabid Perindustrian Asnita, dan Kabid Koperasi Yuhepri langsung menemui Kepala Balai Diklat Industri (BDI) Padang, Hendro Kuswanto di Padang Sumatera Barat, Jumat (5/10/2018).

Dikatakan Azhar, dari hasil kunjungan tersebut, untuk tahun 2019, BDI Padang memberikan kesempatan kepada masyarakat Kuantan Singingi untuk mengikuti pelatihan membordir, menyulam, dan membatik dalam dua angkatan.

"Dimana masing-masing angkatan berjumlah 70 orang. Berarti totalnya berjumlah 140 orang. Dan pelaksanaan diklat masing-masing angkatan nantinya dilaksanakan selama 18 hari," sebutnya.

"Saya berharap kepada masyarakat Kuantan Singingi yang berusia 18 tahun sampai 35 tahun agar memanfaatkan peluang ini, apalagi pelatihannya tidak dipungut biaya serupiah pun," sambung Azhar.

Lanjutnya, saat ini Kuantan Singingi memang sudah memiliki sentra batik dan bordir yang dibina oleh pemerintah melalui Dekranasda. Bahkan sudah memiliki motif batik khas daerah yang sudah dipatenkan.

"Kita masih kekurangan tenaga membatik dan membordir. Untuk itu, dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan akan semakin banyak masyarakat kita yang pandai menenun, membordir, dan membatik yang nantinya akan tumbuh industri-industri mikro yang akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat," terang Azhar.(lipo*3/rmc)






Berita Lainnya :
 
  • Banjir di Kampar Kembali Makan Korban Jiwa, Saat Cari Ikan Hanyut Terbawa Arus
  • Ketua Komisi IV DPRD Bengkalis Nakhodai IKA STIT, STAI dan STAIN
  • Lepas 90 Peserta MTQ, Ini Pesan Bupati Kuansing
  • Basarnas Evakuasi Korban Banjir Yang Mengalami Keguguran
  • Sungai Kampar Meluap, Aktivitas Sejumlah Sekolah Lumpuh
  • KPPBC TMP C Tembilahan Musnahkan Barang Hasil Penindakan 2017-2018 Senilai Rp3 M
  • Inhil Terima Penghargaan Kepatuhan Standar Pelayanan dari Ombudsman RI
  • Tingkatkan Silaturahim dan Ukhuwah Islamiyah, IKJR Inhil Laksanakan Maulid Nabi
  • Abdul Wahid Serahkan Bantuan Ambulans dan Alat Fogging ke Puskesmas Kotabaru Seberida
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index