Sabtu, 16 Februari 2019
Follow:
 
Dinas Kopdagrin Kuansing Jalin Kerja Sama dengan Balai Diklat Industri Padang

alfi | Kuantan Singingi
Senin, 08/10/2018 | 10:15:49 WIB
Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuantan Singingi menjalin kerja sama dengan Balai Diklat Industri/int
TERKAIT:
TELUK KUANTAN, LIPO- Untuk meningkatkan ekonomi masayarakat, Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuantan Singingi menjalin kerja sama dengan Balai Diklat Industri (BDI) Kementrian Perindustrian Regional I Padang dalam bentuk pelatihan bordir, sulam, dan membatik.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuansing, Azhar menyampaikan bahwa Kementerian Perindustrian RI melalui Balai Diklat Industri (BDI) Padang memiliki program pelatihan bordir, sulam dan membatik yang dibiayai sepenuhnya oleh Kementrian Perindustrian. Sehingga, lanjut dia, sangat disayangkan kalau peluang ini dilewatkan.

Oleh karena itu, Kepala Dinas Kopdagrin bersama Sekretaris Yusnaningsih, Kabid Perindustrian Asnita, dan Kabid Koperasi Yuhepri langsung menemui Kepala Balai Diklat Industri (BDI) Padang, Hendro Kuswanto di Padang Sumatera Barat, Jumat (5/10/2018).

Dikatakan Azhar, dari hasil kunjungan tersebut, untuk tahun 2019, BDI Padang memberikan kesempatan kepada masyarakat Kuantan Singingi untuk mengikuti pelatihan membordir, menyulam, dan membatik dalam dua angkatan.

"Dimana masing-masing angkatan berjumlah 70 orang. Berarti totalnya berjumlah 140 orang. Dan pelaksanaan diklat masing-masing angkatan nantinya dilaksanakan selama 18 hari," sebutnya.

"Saya berharap kepada masyarakat Kuantan Singingi yang berusia 18 tahun sampai 35 tahun agar memanfaatkan peluang ini, apalagi pelatihannya tidak dipungut biaya serupiah pun," sambung Azhar.

Lanjutnya, saat ini Kuantan Singingi memang sudah memiliki sentra batik dan bordir yang dibina oleh pemerintah melalui Dekranasda. Bahkan sudah memiliki motif batik khas daerah yang sudah dipatenkan.

"Kita masih kekurangan tenaga membatik dan membordir. Untuk itu, dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan akan semakin banyak masyarakat kita yang pandai menenun, membordir, dan membatik yang nantinya akan tumbuh industri-industri mikro yang akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat," terang Azhar.(lipo*3/rmc)






Berita Lainnya :
 
  • Saat Rapat KOPEK, Bupati Inhil Nyatakan Komit Cari Solusi Problema Harga Kelapa
  • Pemprov Bantah Informasi Soal Surat Kawat Pengangkatan Pj Gubri dari Mendagri
  • Bantuan CSR Bank Riau Kepri, Masjid Raya Annur Riau Miliki 2.500 M2 Karpet Sajadah Baru
  • Daerah Pesisir Riau Mulai Dikepung Titik Api
  • Jembatan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah, Wako Firdaus: Akan Percepat Program Strategis Pemerinta
  • Diduga Aniaya Pesepakbola U-17, Polisi Usut Oknum Wasit
  • Tak Dapat Izin Jenguk Vanessa Angel, Ini Yang Dilakukan Kekasihnya
  • Flyover Baru Diresmikan, Simpang SKA Malah Macet, Ini Penyebabnya
  • Wabup Halim Wakili Kuansing Apel Tiga Pilar di RTH Rengat
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index