Senin, 20 Mei 2019
Follow:
 
Dinas Kopdagrin Kuansing Jalin Kerja Sama dengan Balai Diklat Industri Padang

alfi | Kuantan Singingi
Senin, 08/10/2018 | 10:15:49 WIB
Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuantan Singingi menjalin kerja sama dengan Balai Diklat Industri/int
TERKAIT:
TELUK KUANTAN, LIPO- Untuk meningkatkan ekonomi masayarakat, Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuantan Singingi menjalin kerja sama dengan Balai Diklat Industri (BDI) Kementrian Perindustrian Regional I Padang dalam bentuk pelatihan bordir, sulam, dan membatik.

Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuansing, Azhar menyampaikan bahwa Kementerian Perindustrian RI melalui Balai Diklat Industri (BDI) Padang memiliki program pelatihan bordir, sulam dan membatik yang dibiayai sepenuhnya oleh Kementrian Perindustrian. Sehingga, lanjut dia, sangat disayangkan kalau peluang ini dilewatkan.

Oleh karena itu, Kepala Dinas Kopdagrin bersama Sekretaris Yusnaningsih, Kabid Perindustrian Asnita, dan Kabid Koperasi Yuhepri langsung menemui Kepala Balai Diklat Industri (BDI) Padang, Hendro Kuswanto di Padang Sumatera Barat, Jumat (5/10/2018).

Dikatakan Azhar, dari hasil kunjungan tersebut, untuk tahun 2019, BDI Padang memberikan kesempatan kepada masyarakat Kuantan Singingi untuk mengikuti pelatihan membordir, menyulam, dan membatik dalam dua angkatan.

"Dimana masing-masing angkatan berjumlah 70 orang. Berarti totalnya berjumlah 140 orang. Dan pelaksanaan diklat masing-masing angkatan nantinya dilaksanakan selama 18 hari," sebutnya.

"Saya berharap kepada masyarakat Kuantan Singingi yang berusia 18 tahun sampai 35 tahun agar memanfaatkan peluang ini, apalagi pelatihannya tidak dipungut biaya serupiah pun," sambung Azhar.

Lanjutnya, saat ini Kuantan Singingi memang sudah memiliki sentra batik dan bordir yang dibina oleh pemerintah melalui Dekranasda. Bahkan sudah memiliki motif batik khas daerah yang sudah dipatenkan.

"Kita masih kekurangan tenaga membatik dan membordir. Untuk itu, dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan akan semakin banyak masyarakat kita yang pandai menenun, membordir, dan membatik yang nantinya akan tumbuh industri-industri mikro yang akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat," terang Azhar.(lipo*3/rmc)






Berita Lainnya :
 
  • Polisi Tetapkan Lieus Sungkharisma Tersangka
  • ASN Pemprov Riau Dilarang Ikut Aksi Demo 22 Mei di Jakarta
  • Raih 11 Kursi Golkar Kembali Rebut Ketua DPRD Riau 2019-2024
  • Irup HKN ke-111, Wabup Inhil Ajak Aparatur Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Masyarakat
  • Pansus Ranperda Transportasi Haji DPRD Bengkalis Stuban ke Provinsi Jambi
  • Persiapan Arus Mudik, Dishub Bengkalis Siapkan Lima Armada Ro-Ro
  • Kembali Lolos ke Senayan, Jon Erizal Raih Suara Tertinggi di Riau
  • Wabup SU Ingatkan Puskesmas Maksimalkan Pelayanan Kesehatan Bagi Masyarakat
  • IKA SMANSA Tembilahan Hulu Bagi-bagi Takjil Selama Ramadan 1440 H
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index