Kamis, 18 Juli 2019
Follow:
 
Polisi Berhasil Ungkap Pelaku Pembunuhan di Rawang Udang Benai, Ini Motifnya

alfi | Kuantan Singingi
Rabu, 02/01/2019 | 21:50:58 WIB
TELUK KUANTAN, LIPO - Polres Kuantan Singingi menggelar ekspos kasus pembunuhan terhadap seorang wanita bernama Yuniati (58), yang terjadi pada 29 Desember 2018 lalu di Bendungan Rawang Udang, Desa Telontam, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuansing, Rabu (2/1/2019).

Pada kesempatan itu tersangka dihadirkan dengan menggunkan baju tahanan Mapolres Kuansing bewarna oranye, dan dijaga ketat oleh beberapa personil kepolisian. Adapun beberapa barang bukti yang dihadirkan pada ekspos tersebut di antaranya, sebuah pisau cutter berwarna merah, pakain dan sebuah sarung korban.

Dikatakan Kapolres, Kronologis ini berawal pada Sabtu (29/12) sekitar pukuk 09.13 Wib ditemukan sesosok mayat perempuan yang diketahui bernama Yuniati warga Desa Telontam, Kecamatan Benai.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh Yuhendri yang sedang mencari korban bersama masyarakat setempat. Sedangkan pada saat itu posisi mayat korban tergeletak di semak-semak dekat irigasi bendungan Rawang Udang.

"Masyarakat dipimpin Kades Benai melaporkan ke polisi terkait penemuan mayat Yuniati. Dan kita lihat Mayat korban ada bekas sayatan benda tajam di bagian leher korban." ujar Kapolres.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan barang bukti yang ditemukan, mengarahkan dugaan kepada pelaku Agus Saputra (21). Kemudian pada Senin (31/12) tim Satreskrim Polres Kuansing mendapatkan informasi dari masyarakat bahwasannya pelaku pembunuhan Yuniati benar Agus Saputra.

"Dengan berbekal itu kita langsung periksa saksi-saksi oleh tim penyidik satreskrim, dan semua saksi membenarkan melihat Agus pada waktu kejadian berada di TKP. Kemudian sekitar pukul 17.30 WIB tim kita melakukan penangkapan terhadap tersangka di dusun Hulu RT 02/RW 01." pungkas Kapolres.

Sementara itu menurut keterangan tersangka, bahwasannya tersangka mengakui melakukan pembunuhan terhadap korban Yuniati dikarenan sakit hati dengan perkataan korban yang mengatakan pelaku gila, dan bahasa kotor lainnya.

"Tersangka kita terapkan pasal 338 KUHP dengan acaman hukuman pencara selama lamanya 15 tahun." terang Kapolres.(lipo*3/rmc)



Berita Lainnya :
 
  • Sabtu Ini, 110 Wartawan se-Riau akan Ikuti Ujian Masuk Anggota PWI
  • Kepala OJK Riau: Konversi BRK ke Syariah Harus Didukung SDM dan Teknologi
  • Terancam di PHK, Dua Karyawan Adukan PT Sumber Kencana Inhu ke Disnaker
  • Bupati Inhil : Hari Kesadaran Nasional Momentum Evaluasi dan Tingkatkan Kinerja Aparatur
  • Hari Ini, TGPF Umumkan Hasil Investigasi Kasus Novel Baswedan
  • PKB Tak Masalah PPP Sodorkan 15 Kader Calon Menteri ke Jokowi, Asalkan...
  • Waw, Wanita Ini Nekat Lepas Celana Dalamnya Karena Kesal Tak Dapat Tempat Duduk di Kereta
  • Sekda Inhil Tinjau 3 OPD Pelayanan Publik
  • 38 Siswa Baru MTs Hj Zubaidah Reteh Ikuti MOS
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index