Selasa, 31 Maret 2020
Follow:
 
Cegah Corona, Kapolres Kuansing: Dilarang Buat Acara Keramaian

Elfi | Kuantan Singingi
Selasa, 24/03/2020 | 17:06:36 WIB
Telukkuantan, LIPO - Kapolres Kuansing, AKBP Henky Poerwanto mengingatkan masyarakat daerah ini untuk tidak membuat acara kumpul-kumpul dan keramaian demi mencegah wabah virus Corona meluas.

" Semua yang bersifat kumpul-kumpul orang banyak diminta untuk membubarkan diri demi mencegah wabah Covid 19 ( virus Corona);"ujar Henky, Selasa ( 24/3/2020).

Bahkan tegasnya lagi selama masa tanggap wabah virus Corona, Polres Kuansing tidak akan mengeluarkan izin keramaian.

Hal ini katanya menindaklanjuti Maklumat Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis nomor : Mak/2/III/2020 tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona atau Covid-19.

Surat maklumat yang diteken Kapolri tertanggal 19 Maret 2020 sekaligus menjadi rujukan bagi Kepolisian Daerah dalam mengambil tindakan untuk penanganan virus corona.

" Maklumat Bapak Kapolri unuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, Polri senantiasa mengacu asas keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi (salus populi suprema lex esto),” kata Henky.

Dalam maklumat Kapolri kata Henky melarang semua kegiatan yang berpotensi bisa mengumpulkan orang banyak atau massa. Baik itu yang berada di tempat umum atau di lingkungan masing-masing. Apakah itu berbentuk pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan, seperti seminar, lokakarya, sarasehan, dan kegiatan lainnya.

" Ini juga termasuk kegiatan konser music, pekan raya, festival, bazaar, pasar malam, pameran atau resepsi keluarga diminta tidak dilaksanakan dulu,"kata Henky.

Berdasarkan Maklumat itu kata Henky, pelarangan juga berlaku untuk kegiatan olahraga, kesenian dan jasa hiburan. Dan jangan harap untuk rasa, pawai atau karnival bisa berlangsung lantaran termasuk yang dilarang diadakan oleh Polri.

Namun jika ada kegiatan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan orang banyak bisa dijalankan, asalkan tetap menjaga jarak atau social distance.

Dalam maklumat Kapolri juga kata Henky diminta pada masyarakat tidak panik dan tidak menimbun bahan pokok secara berlebih. Selain itu juga tidak terpengaruh dan tidak menyebarkan berita dengan sumber yang tidak jelas dan berharap bisa melaporkan ke pihak berwajib jika ada informasi yang tidak jelas terkait penyebaran virus corona.

Dalam maklumat Kapolri kata Henky memerintahkan seluruh jajarannya yang ada di Indonesia untuk melakukan tiindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku jika ditemukan pelanggaran terhadap maklumat tersebut tutup Henky.(Lipo*14/rls).



Berita Lainnya :
 
  • 100 Banser Semprot Disinfektan Bersama Polisi Besok Pagi
  • Dalam Dua Hari, Rumah Sakit di Pekanbaru Tampung Dua Pasien Positif Corona
  • KNPI Bengkalis Minta Diskes Gunakan Rapid Test Tepat Sasaran
  • dr Firmansyah SpPD: Indonesia Kategori Tinggi Tingkat Kematiannya, Ini Langkah Pencegahannya
  • Masker Langka, Dekranasda Siak Gandeng Penjahit Produksi Puluhan Ribu Masker BC19
  • Lawan Corona dengan Menjaga Wudhu
  • Ketum LAR Tuding Rekrutmen PD tidak Transparan & Diduga Pungli, Panitia: Itu tidak Benar
  • Terkena Dampak Corona, Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah
  • Pekanbaru Terima 320 Alat Tes Cepat COVID-19
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index