Rabu, 22 Januari 2020
Follow:
 
Pelabuhan Buton Selesai 2017

albert | Siak
Rabu, 10/08/2016 | 20:14:59 WIB
SIAK, LIPO-Pembangunan   pelabuhan di Provinsi Riau yakni Buton  ditargetkan selesai tahun 2017 mendatang.  pelabuhan tersebut akan difungsikan sebagai salah satu sarana transportasi angkutan barang dan jasa.
 
Hal ini disampaikan oleh  Sekdakab Siak Drs TS Hamzah Msi kepada wartawan (10/8/2016).

Sekda mengatakan,bahwa  kalau dapat  Pelabuhan Tanjung Buton  segera kita operasikan. Sehingga  pelabuhan tersebut lebih dirasakan manfaatnya bagi masyarakat luas, ucap sekda.

lebih lanjut  sekda mengatakan,bahwa   di pelabuhan KITB ini sudah banyak Investor yang meliriknya,karena itu,kalau pelabuhan ini selesai cepat di kerjakan bisa menjadi sumber PAD Kabupaten siak nantinya.
 
Tidak hanya itu, jika pelabuhan Tanjung Buton ini telah beroperasi nantinya,maka akan tumbuh  pusat pusat  ekonomi baru terutama sepanjang jalan dari pekanbaru ke Tanjung Buton.
 
Sekda juga mengakui,bahwa Kawasan Industri dan Pelabuhan Tanjung Buton (KITB) merupakan kawasan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Siak dan Provinsi Riau.

Berada di bagian timur Kabupaten Siak, tepatnya di Kecamatan Sungai Apit, berbatasan langsung dengan Selat Lalang yang memiliki kedalaman sangat baik untuk alur pelayaran.

Kawasan ini dipersiapkan dan dicanangkan semasa H Arwin As dan wakilnya H Syamsuar yang merupakan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Siak periode 2001-2006.  

Program tersebut merupakan cita-cita besar dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Siak.
 
 
Dalam rangka percepatan pembangunan KITB, tahap pertama  dikembangkan seluas 600 ha yang telah bersertifikat Hak Pengelolaan Lahan (HPL), diperuntukkan 300 ha sebagai kawasan industri dan 300 ha sebagai kawasan pelabuhan.

 Dalam rangka pengembangan pelabuhan, pembangunan pelabuhan tahap I dibangun tahun 2007-2011 yaitu fasilitas laut berupa dermaga multi purpose sepanjang 100 meter.

Mulai tahun 2012 mulai dibangun fasilitas darat pelabuhan hingga saat ini. Berdasarkan surat keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP. 414 tahun 2014 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional, Pelabuhan Tanjung Buton ditetapkan sebagai pelabuhan pengumpul regional.

Sehubungan dengan hal tersebut, mulai tahun 2015- 2016 akan dilanjutkan pembangunan dermaga sepanjang 180 m sebesar lebih kurang Rp121,4 miliar lebih.

Saat ini Pelabuhan Tanjung Buton telah difungsikan antara lain untuk kegiatan bongkar Pupuk Sriwijaja (Pusri) tujuan wilayah Riau dan bongkar mobil dari Jakarta menuju Pekanbaru.   Juga ekspor cangkang ke luar negeri dan impor minyak, serta penunjang Migas kebutuhan BOB, Pertamina Hulu, dan BOB.

Terhadap pemenuhan infrastruktur dasar di KITB, Pemkab Siak berupaya terus untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas layanan infrastruktur jalan, listrik, dan air bersih ( Lipo *13)



Berita Lainnya :
 
  • Terus Bertambah, Tersangka Kathutla Menjadi 12 Orang
  • Kadisdik Riau Tegaskan Tidak Ada Guru Honorer Komite Diberhentikan
  • PT Duta Swakarya Indah Mangkir dari Undangan Hearing DPRD Siak
  • Bandara Indonesia Antisipasi Penyebaran Wabah dari China
  • Demokrat Ngotot Pansus Jiwasraya, Puan Tunggu Hasil Panja
  • Ini Khasiat Minum Teh Merah yang Tak Kalah Sehat dengan Teh Hijau
  • Kementrian PUPR Sarankan Riau Pakai Pola AP Gesa Pembangunan Daerah
  • Pemkab Siak Pimpin Rapat Pra Rakernas JKPI
  • Diduga Memiliki 11 Bungkus Sabu, Warga Desa Titian Resak Inhu Ditangkap Polisi
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index