Selasa, 17 09 2019
Follow:
 
Bupati Siak Secara Resmi Membuka Rakor Pejabat Pemkab Siak 2019

Elfi | Siak
Rabu, 11/09/2019 | 19:55:51 WIB
SIAK, LIPO - Bupati Siak Alfedri membuka secara resmi rapat Koordinasi Pejabat Pemerintah Daerah Kabupaten Siak tahun 2019. Mengawali rapat  Bupati Alfedri melakukan pemukulan gong, acara yang berlangsung di Gedung Kesenian Siak, Rabu, (11/09/2019).

Rapat itu di hadiri oleh Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (forkompinda) Kababupaten Siak, Sekretaris Daerah Kabupaten Siak, Inspektur Kabupaten. Siak, Staf Ahli, Asisten, Kepala  Badan,  Dinas,  Kantor  dan Kepala Bagian di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Siak, Komisioner BAZnas kababupaten Siak, Camat se-Kabupaten Siak, Lurah dan Kepala Desa se-Kabupaten Siak, Ketua Bapekam,  Ketua LPM se-Kabupaten Siak.

Rapat Koordinasi Pejabat Pemerintah Daerah yang dihadiri oleh Camat, Penghulu, Lurah, Ketua Bapekam dan Ketua LPM ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi, senergitas, pemahaman antara aparatur pejabat pemerintah daerah dengan aparatur Pemerintah Kampung agar terjalin singkronisasi dan harmonisasi dalam pelaksanaan dalam rangka mewujudkan tertib penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di Kabupaten Siak sejalan dengan Visi dan Misi Kabupaten Siak.

Bupati Siak Alfedri menyampaikan, pemerintah kampung diberi wewenang untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki, menginisiasi pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat dengan kreatif dan inovatif, serta menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi dengan cerdas atau dengan sebutan lain Smart Kampung.

Konsep Smart Kampung sudah berhasil di terapkan di Banyu Wangi Jawa Timur, dimana mereka seluruh Penghulu sudah melakukan kepengurusan melalui online. Melalui Aplikasi seluruh pelaporan pengunaan dana Kampung dapat di akses melalui online.

"Hari ini kita coba menghadirkan Bupati Banyu Wangi bapak Abdullah Azwar Anas, sebagai narasumber kita namun beliau berhalangan hadir dan di gantikan Kadis infokomnya. Pelaporan Pengunaan dana desa per triwulan dapat kita ketahui mulai dari 10% 50% dan 100%, Ini dapat di ketahui oleh Bupatinya,"kata Alfedri.

Lanjutnya, dalam rangka mendorong UMKM di kampung agar lebih kreatif, setiap kampung menerapkan one village one product (satu kampung satu produk) sehingga melalui kerjasama dengan market online produk UMKM mereka sangat laku di pasaran.

"Ini lah yang akan kita lakukan dan saya mengharap, pengunaan dana kampung lebih ke pada pemberdayaan masyarakat, melalu Bumkam dorong produk UMKM kita agar menjadi unggulan,"sebutnya.

Konsep Smart Kampung sangat baik untuk diterapkan sehingga pemerintah dan masyarakat kampung semakin mandiri dalam membangun Kampungnya. Konsep Smart Kampung juga harus didukung oleh beberapa komponen agar penerapannya mampu memberikan dampak positif dan maksimal. 

 "Komponen tersebut antara lain Smart Institution, Smart Infrastructure, Smart Service Delivery, Smart Technology and Innovation, dan Smart Societis. Untuk menjalankan segala komponen tersebut dengan baik, dibutuhkan dukungan dan kerjasama yang baik satu sama lain,"sebut Alfedri.

Lanjut kata dia, Kampung memiliki potensi-potensi yang dapat dikembangkan untuk membuka lapangan kerja, menghasilkan pendapatan yang jika dikelola dengan baik sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan Pendapatan Asli Kampung. 

 "Kita mengharapkan potensi-potensi yang ada di kampung dapat di kembangkan seperti produk unggulan yang bisa ditonjolkan sebagai icon kampung untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, seperti di hampir semua kampung di Kecematan yang ada di Kabupaten Siak, melalui kelompok sadar wisata yang di bentuk di Kecamatan Bungaraya, dan Sabag Auh tampak berkembang,"terangnya.

Dirinya juga menyampaikan, fungsi Aparatur Pejabat Daerah agar terwujudnya akselerasi Pembangunan dan pemberdayaan masyarakat menuju Smart Kampung adalah dengan mengarahkan, membimbing, serta menciptakan iklim yang menunjang terwujudnya smart kampung. Dalam hal ini saya mengarahkan kepada Kepala OPD terkait, Camat, Lurah, dan para Penghulu untuk bersinergi dalam penerapannya.

“Beri akses dan informasi kepada Pemerintah Kampung dan masyarakat terkait hal-hal yang dapat mengembangkan potensi. (lipo*11)



Berita Lainnya :
 
  • Irup Harhubnas, Wabup SU : Terapkan Senyum, Sapa dan Salam saat Melayani Masyarakat
  • Bupati Suyatno Hadiri Rapat Terbatas Bersama Presidan Republik Indonesia
  • Polres Inhu Dirikan Posko Kesehatan Untuk Korban Dampak Kabut Asap
  • Beroprasi 24 Jam, Ketua DPRD Inhu Sementara Tinjau Posko Kesehatan Dampak Asap
  • Miris, SMAN 1 Rengat Belajar Seperti Biasa Meskipun Terpapar Asap
  • Wabup SU Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tembilahan
  • Bupati Siak Ucapkan Tahniah Bagi Dewan Terpilih
  • Polda Riau Rencanakan Gelar Istighosah Kebangsaan
  • Kalangan Media Diperlakukan Tak Sedap saat Pelantikan Dewan Siak
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index