Kamis, 09 April 2020
Follow:
 
Butuh Perhatian Pemerintah
Warga Inhu Tempati Gubuk Reot Beratap Terpal Seorang Diri

Elfi | Inderagiri Hulu
Sabtu, 21/03/2020 | 21:00:46 WIB
RENGAT, LIPO - Siung (60) warga Desa Aek Banyak Ikan, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), harus tinggal di Gubuk berdinding papan dan beratap Terpal. Bila dilihat kondisinya, sangat membutuhkan perhatian pemerintah.

Kehidupan sehari-hari Siung yang hanya seorang diri, menjadi perhatian pihak keluarga dan Pemerintah Desa untuk mencari solusi, agar Siung (60) tahun mendapat tempat yang layak.

Di usianya yang tidak lagi muda, sudah bertahun-tahun dirinya bertahan hidup seorang diri di rumah yang sangat memprihatinkan. Kemiskinan membuatnya hanya dapat pasrah atas kondisi yang dialaminya.

Lusiana, yang merupakan keponakan dari bapak Siung, sempat mengoceh di media sosial terkait kondisi pamannya yang sangat memperihatinkan. Meskipun pihak keluarga sempat ingin memindahkan rumahnya di tempat yang layak, pihak keluarga juga menaruh harapan yang besar kepada pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dapat membantu kondisi tempat tinggalnya. 

"Siung merupakan paman saya, dia emang masih bujangan, tinggal di rumah yang sangat memperihatinkan. Rumah nya berdinding papan dan beratap daun serta terpal warna hitam, jadi saya minta kepada pemerintah agar tanggap kepada kelurga kami," jelasnya Lusiana, saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu 21 Maret 2020.

Kades Sei Banyak Ikan, Purnomo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya rumah warga yang saat ini masih memprihatinkan. Rumah tersebut di RT 7, RW 3, Dusun 2. Memang sudah bertahun-tahun dan tidak mendapat bantuan dari pemerintah, seperti Rumah Layak huni ataupun Rehap.

"Iya pak, ada rumah warga yang sangat memprihatinkan. Kami sudah musyawarah akan merehab rumah pak Siung dengan secara swadaya, padahal kita dari Tahun 2017 sudah melayangkan proposal ke pemerintah namun tak kunjung dapat. Dari dulu sampai sekarang kami tidak pernah mendapatkan yang namanya rumah layak huni," ungkap Kades Purnomo.

Tak hanya Proposal saja, dalam Musrenbng Kecamatan setiap tahunnya terus di bahas, namun hasilnya nihil.

"Saya berharap pemerintah cepat tanggap dan meminta bantuan dari pemerintah," tutupnya Kades. (lipo*15)



Berita Lainnya :
 
  • Pemprov Riau Umumkan Hasil Seleksi Administrasi Asesmen 24 Pejabat Eselon II
  • Riau Belum Siap Pembatasan Sosial Berskala Besar Lawan COVID-19 seperti Jakarta
  • Ayat Cahyadi: Pemko Pekanbaru Masih Mengkaji Penerapan PSBB
  • Sudah 8 PDP Corona Meninggal di Riau, Hasil Swab Belum Keluar
  • Lagi Hamil 8 Bulan, Pasien Positif Corona di Sumbar Meninggal
  • Suarez Nantikan Neymar Kembali ke Barcelona
  • TNI AL Tingkatkan Patroli di Jalur Tikus RI-Malaysia
  • 15 Orang Terkaya di Dunia, Bill Gates Urutan 2
  • Utang Luar Negeri RI Capai Rp6.500 Triliun
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index