Selasa, 13 November 2018
Follow:
 
Temukan Solusi Harga Kelapa, Bupati Inhil Sambangi Kediaman Prof Wisnu Gardjito

alfi | Advertorial
Senin, 27/08/2018 | 11:00:32 WIB
TEMBILAHAN, LIPO - Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan menyambangi kediaman ahli kelapa dunia, Prof Wisnu Gardjito di Depok, Sabtu (25/8/2018).

Pertemuan ini dilakukan dalam rangka pemaparan tentang tata cara kerjasama pengolahan kelapa terpadu dengan model Petik - Olah - Jual - Untung (Pelaju).

Pemaparan tersebut, spesifik berkutat di seputar persoalan pengolahan kelapa sampai ke penyediaan pasar 1600 produk turunan kelapa karya Prof Wisnu. Pemaparan disertai juga dengan estimasi biaya yang efisien guna meningkatkan nilai jual kelapa.

Bupati Inhil, HM Wardan mengaku senang setelah mendengarkan pemaparan dari Prof Wisnu. Dia mengatakan, keinginannya untuk 'menduniakan' kelapa Kabupaten Inhil kian besar.

"Saya semakin optimistis terhadap penyelesaian permasalahan fluktuasi harga kelapa dengan hadirnya Prof Wisnu di tengah - tengah masyarakat petani kelapa kita," ujar Bupati.

Untuk lebih serius dan fokus dalam upaya mencari solusi atas kebuntuan persoalan fluktuasi harga kelapa, dikatakan Bupati, rencananya Prof Wisnu untuk sementara akan tinggal di Kabupaten Inhil.

Atas hal tersebut, Bupati berjanji untuk menyediakan akomodasi, seperti tempat tinggal dan keperluan lainnya bagi Prof Wisnu Gardjito.

Sekda Inhil, H Said Syarifuddin yang turut hadir kala itu, mengucapkan terima kasih kepada Prof Wisnu Gardjito yang telah meluangkan waktu dan tenaga demi tercapainya stabilitas harga kelapa di Kabupaten Inhil.

Dia mengaku begitu antusias mendengar rencana Prof Wisnu Gardjito yang akan tinggal di Inhil dalam upaya penyelesaian persoalan fluktuasi harga kelapa.

"Namun, untuk jangka pendek, yang begitu Saya harapkan, Pemkab Inhil bersama Prof Wisnu dapat menemukan solusi terkait harga kelapa yang turun drastis saat ini," tukas Sekda.

Usai pemaparan, Bupati atas nama Pemerintah Kabupaten Inhil bersama Prof Wisnu Gardjito menandatangani Nota Kesepahaman tentang kerjasama pengolahan kelapa terpadu dengan model Petik - Olah - Jual - Untung (Pelaju).

Menurut Prof Wisnu Gardjito selaku Direktur PT Improvement Institute, pengolahan dan pemasaran produk turunan kelapa secara besar - besaran akan mampu mengatasi permasalahan harga jual kelapa yang fluktuatif di tataran petani karena meningkatnya permintaan melalui pola pemberdayaan masyarakat.

"Tentunya konsep yang kita tawarkan adalah melalui pendirian koperasi yang dikelola langsung oleh masyarakat," ungkapnya.

Turut hadir pada pertemuan itu, sejumlah pejabat eselon II dan III yang terkait dalam penanganan kelapa secara terpadu dan terintegrasi antar perangkat daerah. (Diskominfops)





Berita Lainnya :
 
  • Runway 2.600 Meter Bandara SSK II Resmi Dioperasikan
  • Irup Hari Pahlawan, Bupati Mursini: Negeri Ini Butuh Sosok yang Berkarakter
  • DPRD Riau Ragukan Fly Over Pasar Pagi Arengka Selesai Akhir Tahun Ini
  • Luna Maya Bantah Status "Teman Makan Teman" Ditujukan untuk Syahrini
  • Gagal Atasi Kekerasan Terhadap Rohingya, Amnesty International Cabut Penghargaan Suu Kyi
  • Peringati Hari Pahlawan, Ini Harapan Danramil Reteh
  • Dianiaya dengan Benda Tumpul, Warga Tagaraja Kateman Meninggal Dunia
  • Pendayagunaan Zakat, Dandim Inhil dan Ketua Baznas Inhil Teken MoU
  • Bupati H.Mursini: Ayo Hidup Sehat, Mulai Dari Kita
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index