Minggu, 05 April 2020
Follow:
 
Pemkab Inhu Bangun Tiga Jembatan Skala Prioritas di Tahun 2019

elpi | Advertorial
Jumat, 20/12/2019 | 08:30:40 WIB
RENGAT, LIPO - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) bangun tiga jembatan skala prioritas di tahun 2019. Bahkan, keberadaan tiga jembatan itu sebelumnya sudah sempat dikeluhkan warga setempat.

Ketiga jembatan itu diantaranya berada di Desa Anak Talang Kecamatan Batang Cenaku, di Desa Alang Kepayang Kecamatan Rengat Barat dan di Desa Peladangan Kecamatan Peranap.

“Pembangunan jembatan di Desa Peladangan harus dilakukan dua tahap mengingat kondisi dilapangan dan panjanganya jembatan serta keterbatasan anggaran,” ujar Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Inhu Bobby Mauliantino ST MT didampingi Kabid Bina Marga Suheri ST

Pembangunan jembatan di Desa Anak Talang dibangun dengan sistim kerangka baja dan lantai cor. Sehingga kekuatan jembatan yang dibangun saat ini sudah mampun untuk semua jenis kendaraan, terutama untuk kendaraan angkutan tanda buah segar kelapa sawit warga daerah itu.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih, orang duduk, langit, awan, luar ruangan dan alam


Jembatan dengan panjang 60 meter itu dengan total anggaran mencapai Rp 12 Milyar lebih. “Sebelumya jembatan itu hanya lantai papan dengan gerder besi pipa. Sehingga, kekuatan lantai jembatan tidak mampu menahan beban kendaraan yang melintas. Bahkan sudah sempat dikeluhkan warga akibat lantai jembatan sudah banyak yang bolong,” sebutnya.

Jembatan di Desa Anak Talang ini sambungnya, tinggal peresmian untuk dibuka untuk umum. Sehingga dengan diresmikannya jembatan tersebut akan menjadikan transportasi didaerah itu semakin lancar. Karean jembatan tersebut juga berada dijalan alternatif warga yang berada dibeberapa desa di Kecamatan Batang Cenaku.

Untuk pembangunan jembatan di Desa Alang Kepayang sepanjang 30 meter tambahnya, memakan anggaran senilai Rp 4,9 Milyar lebih. Dimana pembangunan jembatan ini dengan sistim gerder baja dan lantai cor. Keberadaan jembatan tersebut berada di ruas Jalan Alang Kepayang – Pekan Heran.

Gambar mungkin berisi: langit, awan dan luar ruangan


Jembatan di Desa Alang Kepayang dibangun akibat kondisi jembatan yang sebelumnya terutama dibagian tengah sudah turun dan sangat berbahaya ketika dilewati. “Jembatan di Desa Alang Kepayang tak sepanjang jembatan di Desa  Anak Talang. Makanya, cukup dengan gerder baja dan lantai cor serta kekuatannya cukup untuk kendaraan selalu melintas didaerah itu,” ucapnya.

Selanjutnya, pembangunan jembatan yang masuk skala prioritas lainnya berada di Desa Peladangan Kecamatan Peranap. Jemabatan tersebut sebelum hancur akibat diterjang air sungai. Sehingga pada tahun 2019, baru dapat dilaksanakan untuk tahapan pertama.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan luar ruangan


Pembangunan jembatan Desa Peladangan masih akan dilanjutkan ditahun 2020 mendatang. Karena anggaran senilai Rp 5,7 Milyar lebih di tahun 2019 ini hanya mampu untuk pembangunan turap dan pondasi tiang jembatan. “Pembangunan jembatan Desa Peladangan harus diawali dengan penanganan bibir sungai disisi kira dan kanan jembatan, mengingat arus sungai yang deras. Sehingga anggaran yang ada terfokus untuk turap dan pondasi tiang jembatan,” ucapnya.

Ditahun 2020 mendatang, pembangunan jembatan Desa Peladangan dengan panjang 60 metera itu sudah mengarah untuk bangunan lantai dan lainnya. Karena sesuai rencana, pembangunan jembatan Desa Peladangan juga dengan sistim kerangka baja.(Advertorial/lipo*15)



Berita Lainnya :
 
  • Gusus Tugas Covid-19 Inhil Sosialisasikan Penutupan Jalan Swarna Bumi Tembilahan
  • Peduli Covid 19, Marlis Syarif dan Keluarga Serahkan Bantuan ke PPNI Inhil
  • Peras Pengusaha Ayam 100 jt, Tiga Oknum Kades di Kampar Kena OTT
  • Pemko Bakal Berlakukan Jam Malam Sampai Merumahkan Warga
  • Pemkab Bengkalis Pangkas Tujuh Paket DAK Senilai Rp43,9 Miliar
  • Curi 1.000 Lembar Masker, Sopir Ambulans Puskesmas Pekanbaru Diamankan
  • Dampak Corona, Ini Daftar Tujuh Hotel di Pekanbaru yang Tutup Sementara
  • Riwayat Perjalanan Pasien Positif Covid-19 di Riau Rata-rata Berasal dari Daerah Terjangkit
  • Yasonna Dinilai Curi Kesempatan Bebaskan Koruptor Saat Wabah Corona
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index