Rabu, 19 09 2018
Follow:
 
Pro dan Kontra Susu Kental Manis, Ini Kata Pakar Kuliner Sisca Soewitomo

alfi | Lifestyle
Jumat, 06/07/2018 | 06:02:06 WIB
Jakarta, LIPO - BPOM telah menetapkan bahwa susu kental manis tidak memiliki kandungan susu dan nutrisi baik lainnya. Bahan makanan ini justru lebih banyak mengandung kalori (gula).

Kementerian Kesehatan bahkan telah mengklaim kandungan gula pada susu kental manis tidak baik untuk pertumbuhan anak. Namun jika ditilik lebih jauh, susu kental manis sebetulnya sering digunakan oleh para pedagang kaki lima, hingga restoran berbintang.

Menurut pengakuan maestro kuliner Indonesia, Sisca Soewitomo, pada dasarnya susu kental manis digunakan untuk memperlezat tampilan suatu hidangan. Salah satunya sebagai bahan dasar untuk membuat es campur atau es serut.

"Susu kental manis itu selama ini dikenal sebagai penggoda selera. Di mana ada tumpukan es (terutama es serut) di situ pasti ada susu kental manis. Makanya ada susu kental manis dengan warna broken white, karena tampilannya lebih menarik jika ditambahkan sirup merah," tutur Sisca Soewitomo saat dihubungi Okezone via telepon, Kamis (5/7/2018).

Lebih lanjut Sisca menjelaskan, dari segi rasa sebetulnya tidak banyak orang yang memerhatikan tekstur atau rasa asli dari susu kental manis. Bandingkan dengan kopi. Sebagian orang tentu akan menikmati body dan after tastenya.

"Ketika berbicara susu kental manis, orang awam itu tidak terlalu detail soal rasa. Yang penting rasanya manis, menggoda selera, dan mudah didapat. Itulah sebabnya susu kental manis sering digunakan oleh pedagang es keliling," imbuhnya.

Namun Sisca tidak memungkiri bahwa bahan makanan ini juga sering digunakan untuk membuat berbagai jenis hidangan. Salah satunya adalah olahan lapis legit.

Untuk membuat hidangan ini memang dibutuhkan susu kental manis dalam jumlah besar, mengingat proses pengolahannya juga cukup memakan waktu.

"Ya, susu kental manis itu juga sering digunakan untuk pemanis roti dan kue. Contoh kecil lapis legit. Banyak yang menggunakan susu kental manis untuk menambah rasa manisnya, tapi ada juga yang menggunakan gula pasir. Dan untuk kepentingan komersil itu sah-sah saja," tukasnya.(lipo*3/okz)



Berita Lainnya :
 
  • Terkait Gugatan Lahan SD 006 Tagaraja Kateman, Ini Penjelasan Kadisdik Inhil
  • Bawaslu Riau Evaluasi Pengawasan Pilgubri 2018 Untuk Persiapan Pemilu 2019
  • Sitas Sebut Penyegelan SDN 006 Tagaraja Melanggar Hukum
  • Tingkat Disiplin ASN Rendah, Ini Penegasan Setwan DPRD Kuansing
  • Kalahkan Ronaldo, Messi Cetak 8 Hattrick di Liga Champions
  • Mogok Mengajar Meluas, Pemerintah Harus Respons Guru Honorer
  • Rupiah Kembali Tertekan
  • UNRI Persiapkan Rumah Adat Kenegerian Sentajo Sebagai Destinasi Wisata Budaya
  • Pemuda BNN Diharap Jadi Contoh Generasi Muda Jauhi Narkoba
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index