Senin, 16 Juli 2018
Follow:
 
Sedang Populer di Media Sosial, Amankah Biji Alpukat Dikonsumsi?

alfi | Lifestyle
Sabtu, 07/07/2018 | 06:11:23 WIB
Jakarta, LIPO - ALPUKAT adalah salah satu buah yang baik untuk dikonsumsi secara rutin. Buah berwarna hijau ini mengandung lemak tidak jenuh yang tinggi. Oleh karenanya alpukat sering disarankan untuk mereka yang kadar kolesterolnya tinggi.

Alpukat dikonsumsi dengan cara membelahnya menjadi dua bagian lalu bijinya dikeluarkan dan kemudian daging buahnya dikerok. Daging buah biasanya dimakan secara langsung, ditambahkan ke salad, atau dibuat jus. Akan tetapi, sekarang ini banyak pula yang mengonsumsi biji buah alpukat meskipun rasanya pahit. Alasannya karena biji tersebut memberikan manfaat kesehatan.

Di media sosial, konsumsi biji alpukat tengah menjadi tren tersendiri. Beberapa orang membagikan cara memakannya yaitu membilas biji terlebih dahulu dan kemudian dikeringkan. Setelah itu kulit bagian luarnya dikupas lalu biji dicincang atau dimasukkan ke blender. Selanjutnya potongan biji alpukat dapat ditambahkan ke smoothies atau dipanggang lalu dimakan seperti kacang.

Biji alpukat dianggap kaya akan serat, antioksidan, dan nutrisi tambahan. Ada pula yang mengatakan bila biji tersebut memiliki sifat anti-inflamasi dan kandungan minyaknya dapat membuat rambut tampak lebih bersinar serta kulit lebih muda. Tapi benarkah demikian adanya?

Dari fakta-fakta yang diungkapkan oleh sedikit penelitian, biji alpukat memang memiliki manfaat potensial dari ekstraknya melebihi daging buah. Namun belum dikatakan bila biji alpukat itu aman bagi kesehatan. Atas dasar itulah asosiasi alpukat di California tidak merekomendasikan masyarakat untuk mengonsumsi biji alpukat.

"Saat ini konsumsi biji alpukat menjadi topik yang sangat populer. Memang ada banyak bukti dari penelitian terhadap ekstrak biji alpukat. Tapi nyatanya, tidak ada penelitian yang cukup untuk mendukung konsumsi biji alpukat secara langsung. Manfaat kesehatan yang diakui dan risiko asupan biji alpukat tidak dijelaskan secara baik,” ungkap salah seorang perwakilan asosiasi seperti yang dikutip dari Independent, Jumat (6/7/2018).

Sebuah penelitian dari Pennsylvania State University menyatakan konsumsi biji alpukat dapat membantu mengobati diabetes dan hipertensi, tetapi diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menilai keamanannya. Pemimpin penelitian, Joshua Lambert menyarankan agar orang tetap berhati-hati ketika ingin mengonsumsi biji alpukat. Sebab tidak ada dosis yang jelas untuk dikonsumsi.(lipo*3/okz)



Berita Lainnya :
 
  • Digagas Diskominfops, Bupati Inhil Resmikan Peluncuran Sistem Inpas
  • Wakapolres Inhil Himbau Masyarakat Aktif Perangi Penyakit Masyarakat
  • Rabu Lusa, Kloter Kedua JCH Riau Menuju Embarkasi Batam
  • Polisi Periksa 9 Orang Terkait Perampokan di Jalan Rawamangun Pekanbaru
  • ABK Tewas Tenggelam di Sungai Empat Inhil
  • Pemkab Bengkalis Tanggung Biaya Domestik Calon Jamaah Haji
  • Anggota Timses Bagi-Bagi Bahan Baju pada Ibu-Ibu di Inhu Ditahan
  • Jelang Keberangkatan, JCH Inhil Diimbau Tetap Jaga Kesehatan
  • 230 JCH Bengkalis Dilepas di Duri dengan Prosesi Tepung Tawar
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index