Rabu, 22 Januari 2020
Follow:
 
Tips Waspadai Cuaca Ekstrem saat Liburan Akhir Tahun

elpi | Lifestyle
Minggu, 29/12/2019 | 06:09:41 WIB
JAKARTA, LIPO - Akhir tahun memang waktu yang tepat untuk menghabiskan waktu untuk berlibur. Namun di samping gejolak hasrat yang kadung liburan, siapkan diri dengan segala persiapan akan kondisi cuaca yang ekstrem akhir-akhir ini.

Tidak hanya liburan, rencana keluar rumah untuk sekadar bepergian saja bisa terganggu karena cuaca tak menentu.

Musim hujan sudah tiba. Intensitas hujan lebih sering, lebat, disertai angin kencang. Malahan di berbagai wilayah Indonesia dilanda banjir bandang. Sebut saja di Pasaman, Sumatera Barat; Kertasari, Bandung; Sigi, Sulawesi Tengah; Melawi, Kalimantan Barat; Lebak, Banten; dan wilayah lainnya.

Lalu bagaimana bagi Anda yang sudah jauh-jauh hari merencanakan liburan. Lantas apakah liburan tersebut harus dibatalkan? Apalagi kalau mau liburan ke pantai? Tentunya ombak pantai sedang tinggi di kala musim penghujan. Untuk itu, jalani tips berikut agar hari tetap indah walau cuaca sedang tidak bersahabat.

Bagi Anda yang kesehariannya mengandalkan kendaraan roda empat mungkin tidak terlalu khawatir akan cuaca hujan deras beserta angin kencang yang terjadi belakangan ini. Pasalnya, mereka merasa nyaman berada di dalam kabin mobil tanpa takut badan dan baju kebasahan. Tak jarang mereka yang memakai mobil tidak harus menunggu hujan reda jika ingin pergi.

Namun di balik semua kenyamanan itu, tetap harus ada sisi keamanan yang diperlukan demi keselamatan si pengemudi, penumpang dan mobil.

Apalagi kalau mobil tersebut belum memiliki asuransi kendaraan, cuaca ekstrem ini bisa saja menimbulkan risiko yang tak diinginkan dan membahayakan. Untuk itu, perhatikan hal berikut.

1. Periksa "kesehatan" mobil sebelum bepergian, seperti mesin, lampu, tekanan angin pada ban, dan komponen lain di antaranya pedal gas, rem, kopling maupun kemudi.

2. Periksa wiper atau pembersih kaca mobil, apakah masih bagus atau perlu diganti demi jarak pandang yang aman

3. Selalu siapkan payung di dalam mobil

4. Bawa jas hujan juga tidak apa-apa

5. Siapkan baju ganti di dalam mobil apabila kehujanan

6. Siapkan handuk kecil dan tisu untuk melap yang basah

7. Hindari jalan yang berpotensi banjir, tanah longsor, dan lain sebagainya

8. Jika menemukan jalan banjir, segera cari rute lain

9. Hindari parkir kendaraan di bawah pohon, dekat tiang listrik, di bawah papan reklame, dan di bahu jalan

10. Jangan ngebut di jalan raya

11. Waspadai genangan dan selokan

12. Jaga jarak kendaraan dengan kendaraan di belakang dan di depan Anda.

Berbeda dengan pengendara mobil, pengendara kendaraan roda dua atau motor akan berpikir dua kali untuk keluar rumah saat musim hujan. Rasa khawatir pasti akan menyelimuti mereka ketika berada di jalanan.

Begitu mulai gerimis ketika berada di jalan, pengendara motor biasanya langsung menepi untuk menggunakan jas hujan agar tak basah kuyup dan bisa melanjutkan perjalanan.

Tapi kalau hujan deras mengguyur saat akan bepergian, pengendara terkadang jadi mager alias malas gerak dan membatalkan jadwal keluar mereka. Atau mereka tidak jadi berkendara motor, tapi beralih ke transportasi umum agar tidak kehujanan dan demi keselamatan.

Buat Anda yang tetap ingin bepergian dengan motor pada saat musim hujan, perlu diperhatikan hal-hal berikut ini:

1. Periksa kelengkapan dan kesehatan sepeda motor, seperti lampu, tekanan angin pada ban, gas, rem, kopling, dan busi.

2. Periksa apakah ban sudah botak atau belum

3. Selalu bawa jas hujan. Jas hujan single lebih baik

4. Bawa uang lebih untuk berjaga-jaga jika motor mogok di jalan

5. Siapkan plastik untuk menyimpan ponsel dan dompet ketika hujan

6. Jangan mengebut di jalan raya

7. Jangan ngerem mendadak. Oleh karenanya, kurangi kecepatan kendaraan

8. Hindari penggunaan ban ukuran kecil karena jalan yang licin

9. Jaga jarak aman kendaraan

10. Berteduhlah jika hujan semakin deras dan angin cukup kencang

11. Hindari berteduh di bawah pohon, lebih baik di teras suatu bangunan atau semacamnya

12. Hindari banjir atau genangan air tinggi. Air yang masuk ke knalpot motor bisa membuat motor mogok.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • Terus Bertambah, Tersangka Kathutla Menjadi 12 Orang
  • Kadisdik Riau Tegaskan Tidak Ada Guru Honorer Komite Diberhentikan
  • PT Duta Swakarya Indah Mangkir dari Undangan Hearing DPRD Siak
  • Bandara Indonesia Antisipasi Penyebaran Wabah dari China
  • Demokrat Ngotot Pansus Jiwasraya, Puan Tunggu Hasil Panja
  • Ini Khasiat Minum Teh Merah yang Tak Kalah Sehat dengan Teh Hijau
  • Kementrian PUPR Sarankan Riau Pakai Pola AP Gesa Pembangunan Daerah
  • Pemkab Siak Pimpin Rapat Pra Rakernas JKPI
  • Diduga Memiliki 11 Bungkus Sabu, Warga Desa Titian Resak Inhu Ditangkap Polisi
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index