Kamis, 27 Juni 2019
Follow:
 
Iphone 7 Sudah Mulai Diproduksi

alfi | Tekno
Jumat, 24/06/2016 | 09:29:58 WIB
Jakarta, LIPO-Apple tampaknya sudah memulai produksi massal iPhone 7 dengan ukuran layar 4,7 inci.

Jurnalis dan informan terpercaya Steve Hemmerstoffer mengklaim produksi smartphone itu telah dimulai di pabrik Pegatron, demikian menurut laman Digital Spy belum lama ini.

"Produksi massal #iphone7 berukuran 4,7 inci secara perlahan sudah dimulai di pabrik Pegatron (tempat di mana model berukuran 5,5 inci tidak dirakit)," tulisnya lewat akun Twitter.

Pegatron merupakan salah satu mitra manufaktur utama Apple, bersamaan dengan Foxconn yang sebelumnya menurut Hemmerstoffer telah memenangkan kontrak untuk pembuatan produk yang lebih besar dari iPhone 7.

iPhone 7 diperkirakan meluncur pada bulan September sebagai masa peluncuran tahunan produk-produk Apple.

Sejumlah rumor menyebutkan, iPhone 7 akan sepenuhnya dibekali stabilisasi gambar optikal dan mengusung dua kamera belakang.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • Edy Indra Kesuma Terpilih Secara Aklamasi Pimpin Forki Inhil
  • Bupati Wardan Pimpin Rapat Persiapan Pemberangkatan dan Pemulangan CJH Inhil
  • Wabup Inhil Sampaikan Tanggapan Terhadap Pemandangan Fraksi Tentang Pertanggungjawaban APBD 2018
  • Polres Kuansing Gelar Anjangsana di Dua Panti Asuhan Sekaligus Serahkan Bantuan
  • Bangun SDM, Pemkab Inhil Prioritaskan Peningkatan Mutu dan Pendidikan Berkarakter
  • Bupati Inhil Pimpin Rapat Pematangan Konsep dan Pemodelan Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz
  • Rompi Warna Pink Tandai Penahanan Tersangka Dugaan Korupsi di Dinas BPMD
  • Caleg Partai Gerindra Beri Kesaksian di Persidangan Dugaan Money Politik
  • Heboh, Buaya Danau Manduyan Terkam Tangan Nelayan
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index