Rabu, 21 November 2018
Follow:
 
Mengecas Ulang Ponsel di Sembarang Tempat, Ini Resikonya

beye | Tekno
Jumat, 15/06/2018 | 20:04:45 WIB
JAKARTA, Lipo-Pakar Teknologi Informasi (TI) Yudhi Kukuh mengingatkan pemudik untuk tidak mengecas atau isi ulang telepon seluler dan perangkat lain di sembarang tempat. Hal ini untuk mencegah pembajakan siber.

"Tempat umum yang terlihat aman, bisa jadi berisiko pembajakan," ujar Yudhi di Jakarta baru-baru ini.

Dia menambahkan pembajakan siber terus berkembang seiring perubahan jaman. Pada masa lampau pembajakan, harus dilakukan melalui layanan internet saat ini hal tersebut bisa dilakukan melalui tempat isi ulang baterai ponsel.

"Artinya tempat-tempat umum seperti bandara, stasiun, tempat istirahat, rumah makan dan lainnya berpotensi menjadi tempat peretasan," kata Yudhi.

Lebih lanjut Yudhi menjelaskan teknik peretasan terbaru yang dikenal dengan juice jacking menjadi ancaman baru karena teknik tersebut mampu meretas gadget melalui kabel data USB yang biasa digunakan untuk mengisi ulang. "Penggunaan kabel yang sama, menjadi jalan bagi peretas untuk masuk dan mendapatkan akses ke ponsel selama proses pengisian," kata Yudhi yang merupakan pakar dari Prosperita Mitra Indonesia tersebut.

Peretas memanfaatkan kabel data untuk mengakses data telepon atau menyuntikkan kode berbahaya ke perangkat. Pencurian data dengan metode tersebut menjadi ancaman terbesar bagi pengguna gawai setiap kali mengisi ulang baterai.

Oleh karena itu, Yudhi meminta agar pemudik yang sedang kehabisan baterai di jalan, agar berhati-hati setiap kali ingin mengisi ulang atau mengecas ponsel atau gadget yang dibawa.

Dia memberikan saran, bagi para pemudik untuk membiasakan mengisi baterai telepon di rumah dan kantor, membawa perangkat cadangan daya atau power bank, hindari pengisian ulang di tempat umum, hanya mengisi ulang dengan menggunakan kabel data milik sendiri.

"Pemilik ponsel harus mengunci telepon, jika telepon terkunci dan tidak dapat diakses maka bisa menghindari pembajakan siber. Namun perlu diingat bahwa peretasan berlangsung dalam hitungan detik, jadi pastikan ponsel harus benar-benar dalam keadaan terkunci," papar dia. (Lipo/Rol)

Sumber : Antara



Berita Lainnya :
 
  • 3 Orang Sudah Diperiksa Polisi Terkait Robohnya Tembok SDN 141 Pekanbaru yang Renggut 2 Nyawa
  • Antisipasi Penambahan Jumlah TPS, Ini yang Dilakukan KPU Riau
  • Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, PHBI Koto Sentajo Gelar Dzikir Bersama
  • Polisi Pekanbaru Sita Empat Kilogram Sabu-Sabu Dari Seorang Buruh Bangunan
  • Pemkab Bengkalis Regulerkan Tujuh Proyek Multiyears Dalam APBD 2019
  • Gerindra Persilakan SBY dan AHY Kampanyekan Prabowo-Sandi Mulai Maret 2019
  • Reino Barack Tak Tutupi Kedekatan dengan Syahrini
  • Hakim AS Jegal Kebijakan Imigrasi Trump
  • Hadapi MTQ Tingkat Provinsi, Pemkab Datangkan Pelatih Senior Melatih Kafilah Inhil
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index