Senin, 10 Desember 2018
Follow:
 
Gencarkan Wisata Danau Toba, Kemenpar Fokus ke 3A!

alfi | Travelling
Sabtu, 15/09/2018 | 12:44:12 WIB
JAKARTA, LIPO - SEPERTI halnya Sumba di Lombok, atau Kuta di Pulau Bali, Danau Toba juga bisa dikatakan salah satu destinasi wisata ikonik di Tanah Sumatra.

Akan tetapi, terlepas imej ikonik yang dimiliki oleh Danau Toba, nyatanya minat wisatawan menunjuk Danau Toba sebagai destinasi wisata, secara umum tengah menurun selama periode dua tahun belakangan ini walaupun jika dilihat dari sisi branding, Danau Toba sebagai tempat wisata sudah cukup baik.

Sebagai satu upaya untuk tetap menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata yang menarik di kawasan Sumatra, pihak pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata Republik Indonesia tengah gencar melakukan upaya promosi melalui program sell mission “Ayo ke Toba” demi mengembangkan dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap potensi wisata di Danau Toba.

Lalu mengapa Danau Toba begitu gencar didorong sebagai destinasi wisata yang menarik oleh Kemenpar, padahal dari segi branding sudah cukup kuat? Terkait hal ini, berikut penjelasan dari Rahma Yuliana selaku Kasubdit Area IA Kementrian Pariwisata Republik Indonesia.

“Kenapa di push? Danau Toba ini branding sudah cukup bagus, sebagai danau vulkanik terbesar. Hanya pihak kita ini mau menggandeng pendekatannya ke tiga ‘A’ dulu ni. Atraksi, Amenitas dan Aksesibilitas. Atraksi, jadi bukan hanya semata “lihat danau” saja, tapi menjual juga wisata budayanya. Kemudian amenitas dan aksesnya dibagusin jadi memudahkan wisatawan. Branding sudah cukup kuat, hanya kami me-rebrand lagi dengan hestek “Ayo ke Toba”,” papar Rachma kala ditemui Okezone, Jumat (14/9/2018) di Surabaya, Jawa Timur dalam acara peluncuran sell mission “Ayo ke Toba”.

Di kesempatan yang sama, Rachma juga menjelaskan walau selama ini wisatawan mancanegara didominasi wisatawan dari negeri tetangga, Malaysia. Sebetulnya target untuk wisatawan yang datang berwisata ke Danau Toba itu sekarang sedang membidik wisatawan dari benua Eropa, di mana yang secara karakter alamnya memiliki kesamaan dengan alam Danau Toba.

“Target wisman (wisatawan mancanegara) Danau Toba itu membidik sebetulnya Eropa, setipe ya Danau Toba dengan ada danau di Swiss misalnya. Jadi selain dari Asia, bidik wisatawan dari New Zealand dan Australia karena karateristik alamnya hampir sama dan juga tipikal orang-orangnya lebih suka wisata alam. Sedangkan di Asia, selain Malaysia wisatawan kita juga bidik dari Asia Timur,” pungkas Rachma.(lipo*3/okz)





Berita Lainnya :
 
  • Korem 031/WB Akan Gelar Operasi Bibir Sumbing dan Katarak Gratis
  • Ini 10 Nama Calon Komisioner KPU Riau, Petahana Kembali Tersingkir
  • Ratusan Rumah dan Puluhan Fasilitas Umum di Kuansing Terendam Air
  • Perusahaan di Pekanbaru Wajib Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal
  • Grogi Sebelum Menikah, Daus Mini: Lebih Baik Ngelawak
  • Madrid Menang Tipis 1-0 atas Huesca
  • Diduga Lakukan Penghinaan, Mubarak Dipolisikan Mahasiswanya
  • Kiai Ma’ruf Terkilir, Sampai Jumat Belum Ditelepon Jokowi, Luhut Minta Turun Kampanye
  • Pekanbaru Berpotensi Raih PAD Reklame Rp150 Miliar
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index