Selasa, 23 Oktober 2018
Follow:
 
Cegah Karlahut, Pemkab Kampar Dukung Program FAC

beye | Daerah
Jumat, 24/06/2016 | 15:47:57 WIB
KAMPAR (Lipo)–Agar Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut) tidak terulang kembali, Bupati Kampar, H Jefry Noer mendukung  Program Fire Aware Community (FAC) atau Masyarakat Siaga Api PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).

Hal tersebut ia sampaikan dalam penandatangan komitmen pencegahan Karhutla sekaligus sosialisasi Fire Awareness Community bersama Kecamatan dan desa yang berada di kabupaten Kampar,Kamis (23/6) sore.

Kegiatan ini dilakukan penandatanganan komitmen pencegahan Karlahut bersama beberapa kecamatan dan desa di kabupaten Kampar, diantaranya Kecamatan Salo, Tambang, Kampar Kiri, Kampar Kiri Tengah dan Gunung Sahilan. Dan Desa Kuntu, Rantau kasih, Teluk Paman, Gunung Sahilan, Sei Lipai, Simalinyang dan Penghidupan.

Selain itu, penandatanganan juga dihadiri Kapolres Kampar, AKBP Ery Apriyono SIK, dan Dandim 0313 KPR Letkol Kav Yudi Prasetiyo Sip.

Jefry mengapresiasi RAPP karena telah membantu pemerintah dalam melakukan pencegahan Karlahut. Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung penuh program FAC agar masyarakat dapat hidup tentram bebas dari asap.

"Apalagi setiap musim kemarau, Provinsi Riau rentan terjadi Karlahut. Selama ini, sudah dua presiden yakni Susilo Bambang Yudhoyono dan Joko Widodo turun lansung ke Kampar guna meninjau Karlahut," ucapnya di Tiga Dara Hotel, Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Ia berharap dengan adanya sosialisasi FAC ini, Karlahut di daerah yang ia pimpin tidak terjadi lagi sehingga presiden tidak perlu turun untuk menangani hal tersebut.

Baca Juga: Tati Bersyukur Anaknya Bisa Sunat di Bulan Ramadan

"Harapan kami Karlahut tidak terjadi lagi. Seperti yang dikatakan Presiden Jokowi, Polri dan TNI berada di garda terdepan, tetapi semua akan menjadi non sense tanpa ada dukungan semua pihak. Kami meminta seluruh elemen baik dari pemerintah kabupaten hingga desa untuk mensukseskan program FAC ini. Untuk mewujudkan  Zero Fire di desa-desa, kami segera membentuk satgas khusus ditingkat kecamatan dan desa. Kami harap RAPP turut mensupport tim ini," ucapnya.

Ia berpesan kepada para camat dan kepala desa untuk memahami bagaimana pencegahan terjadinya Karlahut. Agar masalah karlahut dapat diatasi.

Stakeholder Relations (SHR) Manager RAPP untuk wilayah Kampar dan Kuansing, Edy Yusuf mengatakan sosialisasi FAC ini agar masyarakat dapat turut aktif mencegah terjadinya karlahut di Riau.

Hal ini merupakan komitmen RAPP untuk mewujudkan zero fire tahun 2016 yang sejalan dengan pemerintah.

"Dengan sejalannya dalam instruksi presiden, kami ingin menunjukkan keseriusan perusahaan agar bisa mewujudkan Zero Fire (Nol Kebakaran-red) bersama-sama dengan masyarakat. Dalam mencegah terjadinya karlahut," terangnya.

Edi mengharapkan setiap pihak dapat menyamakan pemahaman untuk menekan terjadinya kebakaran lahan dan hutan di tahun 2016, sehingga pengelolaan pencegahan kebakaran dapat dilaksanakan dengan baik. (Lipo*2)





Berita Lainnya :
 
  • KPK RI Kumpulkan Lima Kepala Bapenda di Bank Riau Kepri
  • Bupati Mursini Sampaikan 3 Langkah Strategis Saat Peringatan Hari Koperasi ke-71
  • Hadiri Doa Padang, Ini Harapan Bupati Kuansing pada Petani
  • Rampok di Sumber Jaya Kuansing, Todongkan Pistol ke Istri Korban, Uang Rp500 Juta Melayang
  • Dihantam Badai, Seorang Nelayan Hilang di Perairan Selat Bengkalis
  • Pilih Pengurus Baru, PWI Kabupaten Bengkalis Gelar Konferkab IV
  • Disnakertrans Riau Tetapkan UMP Tahun 2019 Rp2.662.025
  • Diikuti 32 Grup, KomPOr GAS Gelar Tanding Gasing Bagi Pecinta Permainan Rakyat
  • Wakapolres Janji Akan Selidiki Tuntas Penyebab Kematian Erizin Warga Teluk Pinang
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index