Selasa, 21 08 2018
Follow:
 
Mudik Lebaran, Ditlantas Polda Riau Tetap Antisipasi Pungli di Jalur Mudik

alfi | Daerah
Selasa, 12/06/2018 | 06:32:47 WIB
Pekanbaru, LIPO - Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Riau mengantisipasi aksi pungutan liar yang berpotensi terjadi di setiap jalur mudik, terutama jalur favorit yang berpotensi terjadi kemacetan pada Lebaran 2018 ini.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Kombes Pol Rudi Syarifudin di Pekanbaru, Senin, mengatakan keberadaan pungutan liar (Pungli) menjadi salah satu atensi penegak hukum pada mudik Idul Fitri 1439 Hijriah ini.

 "Premanisme seperti pemalakkan dan Pungli menjadi salah satu fokus kita, dan kami siap untuk memproses secara pidana," kata Rudi.

Praktik Pungli merupakan salah satu masalah yang kerap dihadapi pemudik, terutama pada saat puncak arus mudik yang berujung pada kemacetan.

Dengan modus menyiapkan jalur alternatif, atau sebagai pengatur lalu lintas dadakan, mereka kemudian meminta imbalan kepada pemudik. Beberapa dari para pelaku juga kerap mengambil kesempatan untuk memintai uang parkir dengan harga jauh diatas regulasi di lokasi rekreai.

Untuk itu, dia menuturkan pihaknya akan menindak tegas dan memproses setiap laporan yang masuk ke polisi.

Selain pelaku Pungli yang dilakukan oleh oknum masyarakat, Rudi juga mewanti-wanti setiap personelnya maupun oknum berpakaian Dinas untuk tidak melakukan tindakan tersebut.

 "Jadi saya tegaskan, tidak hanya preman tapi juga oknum yang berpakaian dinas. Kita tindak tegas," tegasnya.

Menurut dia, tindakan tegas itu merupakan perintah dari Presiden Joko Widodo serta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, demi kenyamanan bagi para pemudik.

Polda Riau sendiri telah menyiapkan sembilan jalur alternatif guna mengantisipasi kemacetan pada arus mudik, yang diperkirakan puncak arus terjadi pada malam Lebaran.

"Fokus kita yang paling utama itu ke Sumatera Barat, karena dari tahun-tahun sebelumnya pemudik menuju ke Sumatera Barat jauh lebih tinggi dibanding daerah lainnya," kata Rudi.

Polda Riau sebelumnya menyatakan telah menyiagakan 1.399 personel dan membentuk 56 pos pelayanan serta pos pengamanan guna mengamankan jalur mudik dalam Operasi Ketupat Muara Takus 2018.

"Total personel kita 1.399 orang. (Ditambah) dari Dinas atau unsur instansi lainnya menjadi 1.907 orang," demikian Kepala Kepolisian Daerah Riau, Inspektur Jenderal Polisi Nandang.(lipo*3/ant)



Berita Lainnya :
 
  • Ketua DPR Minta Fatwa MUI Soal Vaksin MR Gencar Disosialisasikan
  • 185 Jamaah Haji Asal Pekanbaru Melontar Jamarat Kubro
  • Pemuda Pancasila Riau Ancam Segel Bandara Terkait #2019gantipresiden
  • Riau Sisir Anggaran Atasi Defisit Rp1 Triliun
  • Seorang Jamaah Haji Asal Kecamatan Tembilahan di Muzdalifah
  • Diskominfops Inhil Tunda Pembayaran Kontrak Media Tahun Anggaran 2018
  • Bupati Inhil Pimpin Rapat Pembahasan Rancangan Teknokratik RPJMD 2018-2023
  • Dusun Sialang Dalam Akan Dijadikan Desa Percontohan
  • Wabup Apresiasi MoU Kejari Kuansing dan Kades Se-Kuansing
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index