Selasa, 20 November 2018
Follow:
 
Embung di Komplek Perkantoran Pemko Pekanbaru Terancam Tak Bisa Digunakan

alfi | Daerah
Kamis, 13/09/2018 | 12:32:32 WIB
PEKANBARU, LIPO - Belum genap setahun, embung yang berada di komplek perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya, terancam tidak bisa digunakan. Sejumlah bagian bendungan terlihat rusak, memberi kesan proyek dikerjakan asal-asalan.

Pantauan di lapangan, embung yang berada di gerbang komplek perkantoran itu terlihat retak di sejumlah titik pada bagian tiang (sheet pile). Tak hanya itu, bendungan juga terlihat retak pada bagian bawahnya.

Juga, lantai bagian atas tampak turun. Tanah timbunan lebih rendah, atau turun dari permukaan. Paving blok pada permukaan bendungan, tidak tersusun rapi, dan berantakan. Permukaannya tidak rata. Lebih rendah dibanding dinding bendungan. Pengecoran juga terlihat asal-asalan.

Tidak hanya itu, kondisi embung juga belum terlihat kegunaannya. Pasalnya, jalur yang seharusnya dijadikan aliran air, masih tertimbun tanah. Rumput-rumput liar pun bertumbuhan di jalur yang seharusnya dijadikan aliran air.‎

Dari penelusuran di website lpse.pu.go.id, proyek ini bernama: Pembangunan Embung Kawasan Perkantoran Kota Pekanbaru. Anggaran pembangunannya bersumber dari Anggaran Pembangunan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2017.

Proyek ini dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sumatera III Provinsi Riau, dengan pagu anggarannya Rp8,138 miliar. Lelang proyek ini dimenangkan oleh PT Tarum Jaya Mandiri dengan harga penawaran Rp6,512 miliar.

Belakangan diketahui proyek tersebut kembali dikerjakan, dengan judul di lpse.pu.go.id, Pembangunan Embung di Kawasan Perkantoran Kota Pekanbaru (Lanjutan).‎

Namun, berbeda dengan awalnya, kali ini proyek tersebut dikerjakan oleh PT Fajar Berdasi Gemilang, dengan harga penawaran Rp11.975.060.000.

Terkait hal ini, Riaumandiri.co beberapa kali mengkonfirmasikan ke Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III Riau. Namun dari informasi dari pihak sekuriti, Kepala BWSS III Riau, sedang cuti.

"Beliau sedang cuti, karena kemarin kan naik haji," ucap salah seorang sekuriti, Rabu (12/9).

Saat ditanya, siapa pejabat yang menggantikan tugas Kepala Balai selama cuti, dia mengaku tidak tahu. "Pejabat banyak yang (dinas) luar," lanjutnya.

Begitu juga saat ditanya keberadaan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Danau Situ dan Embung Kementrian Dirjen SDA BWSS III Riau, yang diketahui bernama Dede Irwan, sang sekuriti juga mengatakan lagi berada di luar kota.(lipo*3/rmc)



Berita Lainnya :
 
  • Empat Anggota PAW DPRD Pekanbaru Resmi Dilantik
  • DPRD Inhil Dukung Penuh Program Pemkab Bidang Pertanian dan Perkebunan Kelapa
  • Puluhan Massa APMI Datangi Gedung DPRD Inhil, Ini Tuntutannya
  • Jika Pusat Tak Turun Tangan, Pemko Pekanbaru akan Perbaiki Drainase di Jalan Sudirman
  • Syukuran di Kuansing, Syamsuar: Ini Rumah Bersejarah Bagi Kami
  • Naik 7,4 Persen, Pemko Pekanbaru Tetapkan UMK 2019 Rp2,762 Juta
  • Komisioner Petahana KPU Bengkalis Tidak Lulus Administrasi
  • Empat Orang Tewas Akibat Tabrakan Maut Antara Truk CPO dengan Mobil Travel di Jalan Lintas Duri
  • Tembilahan Hulu Ditetapkan Jadi Tuan Rumah MTQ Ke-49 Tingkat Kabupaten Inhil 2019
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index