Rabu, 20 Februari 2019
Follow:
 
Embung di Komplek Perkantoran Pemko Pekanbaru Terancam Tak Bisa Digunakan

alfi | Daerah
Kamis, 13/09/2018 | 12:32:32 WIB
PEKANBARU, LIPO - Belum genap setahun, embung yang berada di komplek perkantoran Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya, terancam tidak bisa digunakan. Sejumlah bagian bendungan terlihat rusak, memberi kesan proyek dikerjakan asal-asalan.

Pantauan di lapangan, embung yang berada di gerbang komplek perkantoran itu terlihat retak di sejumlah titik pada bagian tiang (sheet pile). Tak hanya itu, bendungan juga terlihat retak pada bagian bawahnya.

Juga, lantai bagian atas tampak turun. Tanah timbunan lebih rendah, atau turun dari permukaan. Paving blok pada permukaan bendungan, tidak tersusun rapi, dan berantakan. Permukaannya tidak rata. Lebih rendah dibanding dinding bendungan. Pengecoran juga terlihat asal-asalan.

Tidak hanya itu, kondisi embung juga belum terlihat kegunaannya. Pasalnya, jalur yang seharusnya dijadikan aliran air, masih tertimbun tanah. Rumput-rumput liar pun bertumbuhan di jalur yang seharusnya dijadikan aliran air.‎

Dari penelusuran di website lpse.pu.go.id, proyek ini bernama: Pembangunan Embung Kawasan Perkantoran Kota Pekanbaru. Anggaran pembangunannya bersumber dari Anggaran Pembangunan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran (TA) 2017.

Proyek ini dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air Sumatera III Provinsi Riau, dengan pagu anggarannya Rp8,138 miliar. Lelang proyek ini dimenangkan oleh PT Tarum Jaya Mandiri dengan harga penawaran Rp6,512 miliar.

Belakangan diketahui proyek tersebut kembali dikerjakan, dengan judul di lpse.pu.go.id, Pembangunan Embung di Kawasan Perkantoran Kota Pekanbaru (Lanjutan).‎

Namun, berbeda dengan awalnya, kali ini proyek tersebut dikerjakan oleh PT Fajar Berdasi Gemilang, dengan harga penawaran Rp11.975.060.000.

Terkait hal ini, Riaumandiri.co beberapa kali mengkonfirmasikan ke Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III Riau. Namun dari informasi dari pihak sekuriti, Kepala BWSS III Riau, sedang cuti.

"Beliau sedang cuti, karena kemarin kan naik haji," ucap salah seorang sekuriti, Rabu (12/9).

Saat ditanya, siapa pejabat yang menggantikan tugas Kepala Balai selama cuti, dia mengaku tidak tahu. "Pejabat banyak yang (dinas) luar," lanjutnya.

Begitu juga saat ditanya keberadaan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Danau Situ dan Embung Kementrian Dirjen SDA BWSS III Riau, yang diketahui bernama Dede Irwan, sang sekuriti juga mengatakan lagi berada di luar kota.(lipo*3/rmc)



Berita Lainnya :
 
  • Bupati Inhil Pimpin Rapat Penyelesaian Somasi Kredit Poktan Dengan BNI
  • Bupati Inhil Ungkap Keprihatinan Atas Kebakaran di Sungai Guntung
  • Riau Dapat Hibah Pembangunan Asrama Haji Tiga Blok
  • Hujan akan Mengguyur Riau, Masyarakat Diminta Waspada
  • Presiden Jokowi Resmi Lantik Syamsuar-Edy Natar Jadi Gubri dan Wagubri Periode 2019-2024
  • KPU: Jumlah Caleg Mantan Napi Korupsi Capai 72 Orang
  • Ani Yudhoyono Sudah Mulai Aktif Berkomunikasi
  • Fenomena Ustaz Abdul Somad Dibahas di Universitas Australia
  • BMKG Ingatkan Warga Riau Waspadai Hujan Lebat Disertai Angin Kencang
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index