Minggu, 25 08 2019
Follow:
 
Diduga Keracunan Gas Emisi Mobil, Tiga Orang Tak Sadarkan Diri Dalam Mobil, Babinsa Kampar Bantu Se

alfi | Daerah
Selasa, 07/05/2019 | 06:11:47 WIB
KAMPAR, LIPO - Serka Satia Darma, Babinsa Koramil 01/Bangkinang menemukan dan membantu menyelamatkan tiga penumpang yang diduga mengalami keracunan gas emisi mobil dekat Masjid At-Taqwa, Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar, Riau.

Hal tersebut disampaikan Kapendam I/BB Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga, dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/5/2019).

Diungkapkan Kapendam, peristiwa yang terjadi pada hari Sabtu lalu itu, Serka Satia Darma menemukan tiga orang yang terlihat tidak sadar dalam sebuah mobil yang terparkir di sekitar Masjid At-Taqwa Desa Salo.

“Mobil itu jenis Toyota Innova, nomor polisi BM 1901 TJ, Masjid berada di depan BatalIon 132/BS,” ujar Roy.

“Saat ditemukan, kondisi mesin mobil masih hidup, sementara di dalamnya terdapat beberapa orang yang tergeletak seperti tertidur atau tidak sadarkan diri,” ujarnya.

Setelah diperiksa, lanjut Roy, Serka Satia Darma menemukan tiga orang yang di antaranya satu orang telah meninggal dan dua lainnya pingsan.

“Itu dimungkinkan karena keracunan gas emisi dalam mobil. Pasalnya, pendingin ruangan atau AC ditemukan masih hidup,” terang Roy.

“Saat ini, setelah dirawat intensif di Rumah Sakit Husada Bunda, kedua korban yaitu pasangan suami istri Farid dan Novrianti, berhasil diselamatkan. Sedangkan yang satunya, Faris Alfarab (14), tidak dapat tertolong dan meninggal,” katanya.

Tiga Orang Tak Sadarkan Diri Dalam Mobil, Babinsa Kampar Bantu Selamatkan (Dispenad)

Terpisah, Satia Darma menjelaskan awal penemuan korban tersebut, yang menurutnya itu bermula dari informasi yang diterimanya dari grup media sosial dan kini kasusnya sudah ditangani Polres Kampar.

“Ketika itu, saya diperintahkan untuk mencari keberadaan mobil Toyota Innova dengan nomor polisi BM 1901 TJ dan ketika dicek melalui (aplikasi) Google Maps, menunjukkan berada di Desa Salo,” katanya.

“Mobil yang terparkir di halaman Masjid At Taqwa dalam kondisi mesin dan AC hidup, di dalamnya terdapat dua orang duduk di depan dengan posisi kaki di atas dashboard dan satunya lagi, anak laki-laki dalam kondisi tidur di kursi belakang," ujarnya.

Melihat kondisi tersebut, Satia pun langsung beraksi untuk memastikan kondisi para penumpang dan ternyata setelah dibuka ketiganya dalam kondisi tidak sadarkan diri.

“Ketika dipanggil tidak ada yang menyahut, malah anak laki-laki yang tidur di belakang itu dari mulutnya mengeluarkan busa. Setelah dicek kembali, dua orang yang tidak sadar itu masih ada gerakan,” kata Satia.

“Segera saya menghubungi petugas piket provoost, Pasi Intel dan Tim Kes Batalyon 132/BS. Setelah Pasi Intel koordinasi dengan pihak kepolisian dan kita berangkat membawa korban ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Husada Bunda. Anak laki-laki itu tidak dapat tertolong, meninggal, sementara yang dua orang masih hidup dan dalam perawatan dokter,” tuturnya.(lipo*3/okz)






Berita Lainnya :
 
  • Abah SU Terima Kunjungan Panglima Tinggi dan Jajaran Pengurus LBDH
  • Kebakaran Pasar Terapung Tembilahan, Pemda Akan Segera Cari Solusi Bagi Pedagang
  • Tabrak Tronton Parkir di Rohil, 5 Penumpang Bus PMH Meninggal Dunia
  • Lepas Kontingan O2SN Riau ke Semarang dan Aceh, Ini Harapan Gubri Syamsuar
  • Ancam Tembak Kasatpol PP Pekanbaru, Pejabat BNN Ngaku Cuma Bawa Pistol Air
  • Indonesia Pastikan Tiket Final Ganda Putra Kejuaraan Dunia
  • Juara Bertahan Siposan Rimbo dan Limbago Melaju ke Hari Ketiga, Singa Kuantan Tumbang
  • Dinilai Punya Potensi, Sekda Kabupaten Siak Bahas Usaha Ekonomi Kreatif
  • Cak Imin Restui Ade Agus Hartanto Maju di Pilkada Inhu 2020
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index