Senin, 16 Desember 2019
Follow:
 
Bayar BPJS Warga Miskin, Pemprov Riau Alokasikan Rp178 Miliar

elpi | Daerah
Rabu, 13/11/2019 | 08:24:51 WIB
PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengokasikan anggaran sebesar Rp178 miliar untuk membayar iuran BPJS Kesehatan.

Anggaran tersebut diberikan kepada masyarakat kurang mampu yang menjadi peserta Jamkesda dan Penerima Bantuan Iuran (BPI) BPJS Kesehatan.

"Kita sudah dianggarkan Rp178 miliar untuk pembayaran premi ke BPJS, tapi ini belum dengan angka (iuran BPJS) yang naik," kata Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, Selasa (12/11/2019).

Dia mengatakan, anggaran Rp178 miliar untuk pembayaran iuran BPJS bagi masyarakat penerima bantuan iuran tersebut masih dihitung dengan nilai iuran BPJS yang ada saat ini. Sehingga anggaran ini dipastikan akan meningkat, seiring dengan naiknya iuran BPJS kesehatan yang mulai berlaku awal tahun depan.

"Jadi nanti akan ada perubahan anggaran, karena harus menyesuaikan dengan premi yang naik. Itu kalau kuotanya tetap sama dengan yang sekarang," ucapnya.

Saat ditanya berapa jumlah masyarakat miskin di Riau yang masuk menjadi peserta Jamkesda dan PBI, Mimi mengaku tidak ingat berapa angka pastinya.

"Datanya tidak saya bawa. Saya tidak hafal berapa jumlah pastinya," ungkapnya.

Sementara terkait anggaran untuk pembayaran iuran Jamkesda dan PBI BPJS Kesehatan dilakukan dengan sharing budget antara kabupaten/kota. Dengan pembagian 60 persen ditanggung Provinsi dan 40 persen ditanggung oleh kabupaten kota.

"Itu sudah kita sepakati kemarin saat pertemuan bersama Pemprov Riau dengan seluruh kepala daerah kabupaten/kota," sebut

Selain bersumber dari APBD Provinsi dan kabupaten/kota, lanjut Mimi, iuran Jamkesnas dan PBI juga dibantu dari dana APBN. Untuk tahun ini bantuan dana dari APBN untuk jaminan kesehatan masyarakat miskin di Riau sebesar Rp1,5 miliar.

"Jadi untuk masyarakat miskin dan tidak mampu yang ada di Riau untuk jaminan kesehatan itu ada yang dibantu dari APBN pusat, ada juga yang dari sharing budget APBD provinsi dan kabupaten/kota. Untuk APBN itu angkanya sekitar Rp1,5 miliar," pungkasnya.(lipo*3)




Berita Lainnya :
 
  • Ini 7 Menu Sarapan yang Bikin Mengantuk
  • Sempat Dilanda Dualisme, PPP Akhirnya Islah
  • Polda Riau Berhasil Gagalkan Penyelundupan Empat Bayi Singa Afrika
  • Kendati Gagal Geser Barca, Gol Benzema Selamatkan Madrid Saat Tandang ke Valencia
  • Layur Jalur Baru, Warga Tobek Panjang Percayakan pada Sukarmis
  • Tiga Qari dan Qariah Indragiri Hulu Wakili Riau ke MTQ tingkat Nasional Tahun 2020
  • Kasmarni: PKB adalah Inspirasi Kaum Perempuan
  • Miswanto Akui Direstui Maju di Pilkada Inhu
  • Agar Terhindar dari Persoalan Hukum, Alfedri: Jalankan Tugas Sesuai Aturan
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index