Selasa, 10 Desember 2019
Follow:
 
Pemilihan Komisioner KPU tak Perlu Lewat DPR Lagi

beye | Politik
Selasa, 12/07/2016 | 23:52:04 WIB
JAKARTA (Lipo)-Anggota Komisi II DPR Arteria Dahlan mengatakan, Komisi II sepakat lewat pimpinan DPR, untuk mengirimkan surat ke Presiden terkait pengganti anggota KPU. Ia menyatakan ada dua isu yang akan dibawa dalam surat tersebut.

Pertama, yaitu pengganti mendiang Husni Kamil Manik sebagai ketua KPU. Kedua, pengganti Husni sebagai anggota komisioner, sehingga anggota KPU tetap jumlahnya ada tujuh.

Untuk yang kedua, lanjut dia, sebagaimana ketentuan UU No 15 tahun 2011, ia menilai Komisi II melalui pimpinan DPR harus bersurat ke Presiden yang intinya ada fakta. Yaitu ketua KPU meninggal dan mohon untuk diberhentikan untuk kemudian segera dilakukan pergantian anggota, sesuai dengan urutan jumlah perolehan suaranya.

Pemerintah dipersilakan memverifikasi, apakah calon yang berhak itu masih memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam UU atau tidak.

"Jadi tidak perlu diverifikasi oleh DPR, silakan pemerintah verifikasi, lalu hadirkan ke DPR untuk terakhir kalinya. Kita lihat apakah persyaratan administratifnya memang benar terpenuhi, sebagai wujud akuntabilitas di mata publik," kata Arteria, Selasa (12/7).

Kalau faktanya memang sudah memenuhi syarat, DPR pun akan langsung menyetujuinya. Bahkan, Arteria menuturkan, ekstremnya, jika diperbolehkan UU, tidak perlu adanya penambahan anggota KPU.

Mengingat, masa jabatan anggota KPU hanya tersisa delapan bulan. Apalagi, Pansel sudah mulai bekerja untuk seleksi periode mendatang pada bulan Agustus. Sehinga, politisi PDI Perjuangan itu melihat tidak ada urgensi untuk menambah anggota KPU.

"Toh, sejarah mencatat tidak ada keputusan KPU yang diambil secara voting, pada perdebatan tingkatan tertinggi sekalipun,'ucapnya.

Terkait dengan terpilihnya Plt Ketua KPU Hadar Nafis Gumay, ia menghormati keputusan Komisioner KPU.

Ia berharap, Hadar bisa menjadi pemimpin dan bisa membawa KPU menjadi lebih baik, tidak berpolemik, dan bisa berdialektika dengan baik. Arteria meminta masalah internal KPU maupun dengan DPR yang sudah ada forumnya di bawa ke ruang publik. "Intinya kami ingin yang terbaik untuk KPU," ujar dia dilansir republika. (Lipo*2/Rol)

Baca Juga: 'Meninggalnya Ketua KPU janganlah dipolitisasi'





Berita Lainnya :
 
  • Masyarakat Kampar Waspada, PLTA Buka Pintu Pelimpah
  • Sepanjang 2019, Kejaksaan di Riau Sidik 22 Perkara Korupsi
  • Gubri Syamsuar Sampaikan Potensi Pertanian Riau ke Mentan Syahrul Yasin Limpo
  • Pemprov Optimistis Pertengahan Desember Realisasi APBD Capai 80 Persen
  • Indonesia Melorot ke Posisi 4 Klasemen Medali SEA Games 2019
  • Yasonna: Hukuman Mati untuk Koruptor Masih Wacana
  • Mantan Rival Syamsuar Daftar Jadi Cawabup Siak
  • Bupati Siak Alfedri Hadiri Malam Anugerah FFI di Grand Studio Metro TV
  • Tiga Cakada Hari Ini Ikuti Tes Wawancara di PKB Riau
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index