Minggu, 24 Maret 2019
Follow:
 
Dihina Ahok, Risma Meradang: Aku warga Surabaya punya harga diri

beye | Politik
Kamis, 11/08/2016 | 23:04:25 WIB
SURABAYA (Lipo)-Wali Kota Tri Rismaharini menilai pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama yang menyebut keberhasilan ibu kota Provinsi Jawa Timur membangun pedestrian adalah keberhasilan kecil di wilayah seukuran Jakarta Selatan bisa membuat warga Surabaya tersinggung.

"Aku juga warga Surabaya yang punya harga diri," kata Risma saat menggelar jumpa pers di ruang kerjanya di Surabaya, Kamis (11/8).

Menurutnya, apa yang disampaikan Basuki alias Ahok sama saja menghina dan merendahkan harga diri warga Surabaya. Risma memperlihatkan data bahwa luas Surabaya itu 374 kilometer persegi, sedangkan Jakarta 661,5 kilometer persegi.

"Jadi Surabaya itu separo lebih dibandingkan Jakarta," ujarnya.

Bahkan, lanjut dia, kalau dibagi rata enam wilayah Jakarta, maka Jakarta Selatan luasnya hanya sekitar 120 kilometer persegi. Maka otomatis Risma menjawab Surabaya tidak sama luasnya dengan Jakarta Selatan.

Tidak hanya soal luas, Risma juga menegaskan di Surabaya ia sendirian menjabat wali kota. Namun di Jakarta Ahok dibantu oleh lima wali kota dan satu bupati, sedangkan untuk anggaran belanjanya pun Kota Surabaya sebesar Rp 7,9 trilliun dengan total penduduk sebanyak 2,9 juta jiwa.

Sedangkan Jakarta anggaran belanjanya sebesar Rp 64 trilliun dengan total penduduk 10 juta orang. "Jadi ini bukan masalah pencalonan gubernur atau tidak.

Tapi kalau begini saya jadi harus ngomong. Kenapa Surabaya diserang terus, kalau begini kan Surabaya dihina. Kalau warga Surabaya marah bisa bahaya makanya saya memutuskan untuk komentar lebih dulu," kata Risma.

Lagi pula, lanjut dia, persaingan pilgub DKI Jakarta menurut Risma tidak sepatutunya membawa-bawa Kota Surabaya. Terlebih dengan mencecar Risma dari banyak aspek seperti saat ini. Bahkan Risma juga mengatakan seharusnya Ahok tidak perlu khawatir dan takut kalah.

"Aku salah apa? Warga Surabaya salah apa? tidak usah takutlah Pak Ahok, wong beliaunya itu incumbent (pejawat)," kata Risma.

Selain itu, Risma mengatakan trotoar Surabaya itu bukan sembarang trotoar. Tapi di bawah trotoar itu justru yang lebih mahal karena terdapat box culvert yang fungsinya untuk saluran.

Selain itu ia juga mengatakan banyak program di Surabaya yang patut dibanggakan, seperti pendidikan dan kesehatan gratis. Mobil jenazah dan ambulans pun sedia 24 jam gratis untuk warga tidak mampu.

"Kami juga bangun beberapa jalan sendiri pakai APBD. Ini bukan soal pencalonan ini sudah menyangkut harga diri warga Surabaya," tegasnya.

Ia juga meyebutkan Kota Surabaya juga memberi makan lansia dan orang cacat. Ini membuktikan Surabaya tidak layak direndahkan. (Lipo*2/Rol)

Sumber : Antara



Berita Lainnya :
 
  • Gelar Penyuluhan, Umar Solikhan: Penulis Harus Memahami Keruntutan dalam Menulis
  • Pelayanan Kasda Pemkab Bintan Beralih ke Jaringan Kantor Bank Riau Kepri Kijang
  • Hujan Guyur Kota Bengkalis, Dandim: Titik Karhutla Sudah Mulai Padam
  • Tingkatkan Gemar Membaca, Dipersip Bengkalis Gandeng Gegama
  • Karya Bakti 2019, Kodim 0314/Inhil Akan Bedah 5 Rumah Warga Sungai Luar
  • Bawaslu Tegaskan Tak Boleh Kampanye di Medsos di Masa Tenang
  • DAK Fisik Kuansing 2019 Capai Rp131,5 Miliar, Ini Kata Mursini
  • Launching Aplikasi e-Sikap Versi Dua, Kadis Kominfo: Ini Fungsinya
  • Dinas PUPR Pekanbaru Diminta Segera Perbaiki Jalan Rusak
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index