Senin, 22 Juli 2019
Follow:
 
DAK Fisik Kuansing 2019 Capai Rp131,5 Miliar, Ini Kata Mursini

alfi | Kuantan Singingi
Sabtu, 23/03/2019 | 18:47:47 WIB
Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Dianto Mampanini, Kanwil Dirjen Perbendaharaan Provinsi Riau, Tri Budhianto, saat menghadiri Rakor Dana/int
TERKAIT:
TELUK KUANTAN, LIPO - Bupati Kuantan Singingi, Drs. H. Mursini, M.Si menyebutkan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Kuansing Tahun 2019 berjumlah Rp131,539 miliar yang meningkat dari tahun 2018 lalu yang hanya Rp61,135 miliar.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Kuansing H Mursini, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan DAK Fisik, Dana Desa dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tahun 2019 tersebut, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kuansing, Jumat (22/3).

Rakor ini difasilitasi oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kuansing, dihadiri Bupati Mursini, Wakil Bupati Halim, Sekda Dianto Mampanini, Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Riau, Tri Budhianto sekaligus bertindak sebagai pemateri dalam rapat koordinasi tersebut. Juga hadir Kepala Badan, Kepala Dinas, Kabag, Camat, serta para Kepala Desa.

Menurut Mursini, Jumlah DAK Fisik dan Dana Desa Kuansing terus meningkat setiap tahun. Namun pengelolaan dan pelaksanaan dana tersebut menjadi lebih baik, diperlukan koordinasi dan monitoring serta evaluasi terhadap kinerja pelaksanaan anggaran tersebut.

Begitu juga dengan alokasi dana desa pada tahun 2019 mencapai Rp194,938 miliar, meningkat dibandingkan tahun 2018 lalu yang hanya mencapai Rp152,877 miliar.

"Seiring meningkatnya alokasi anggaran DAK fisik dan dana desa itu, hendaknya juga diiringi dengan peningkatan kinerja kita sebagai pengelolanya. Apalagi pengelolaan keuangan negara tersebut harus diselenggarakan secara profesional, terbuka, dan bertanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan," kata bupati

Bupati mengharapkan, apa yang menjadi hambatan dalam penyaluran DAK fisik dan dana desa, sehingga tidak terpenuhinya persayaratan penyalurannya, bisa diatasi.

"Patut kita syukuri, bahwa selama ini antara Pemkab Kuansing dan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Provinsi Riau sangat baik. Sehingga apa yang menjadi kendala yang dihadapi baik dalam pelaksanaan DAK fisik dan dana desa, kami dibantu mencarikan solusinya," ujarnya.

"Sehingga pada tahun 2018 lalu, berhasil mendapatkan penghargaan berkinerja terbaik se Provinsi Riau, dalam penyaluran dana desa," Sebutnya.

"Dengan adanya rakor ini, bersama-sama dapat mengawal penyaluran dana DAK fisik dan dana desa, sehingga pelaksanaanya tepat waktu, lancar dan tidak mengalami kendala dalam penyalurannya," pungkasnya.(lipo*3/r24)






Berita Lainnya :
 
  • Kejari Inhu Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Makan & Minum MTQ Tahun 2017
  • DKP Inhil Gelar FGD Peningkatan Ekonomi Produktif Pelaku Usaha Perikanan
  • Ini Cara Meredakan Sakit Lutut Saat Tidur
  • MK Hentikan 14 Perkara Sengketa Pileg 2019, Satu dari Riau
  • Meriahkan Hari Bhakti Adhyaksa ke-59, Bupati Inhil Ikuti Jalan Santai
  • Bupati Inhil Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Kayu Jati
  • MUI Riau Setuju Tes Narkoba Jadi Syarat Menikah
  • Lepas 303 JCH Kuansing Berangkat ke Tanah Suci, Ini Pesan Wabup Halim
  • Diikuti 211 Peserta MA, MTS dan MI, Kemenag Buka KSM Tingkat Kabupaten Bengkalis
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index