Rabu, 29 Januari 2020
Follow:
 
Ini Deretan Anak Ketum Parpol yang Berpeluang Jadi Menteri Jokowi

alfi | Politik
Jumat, 19/07/2019 | 08:23:28 WIB
JAKARTA, LIPO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga saat ini belum memberikan sinyal akan mengumumkan nama-nama menteri kabinet jilid II untuk lima tahun kedepan. Meskipun, sudah ada tim internal khusus‎ yang disiapkan Jokowi untuk membahas susunan kabinet jilid II.

Beberapa waktu belakangan, muncul nama-nama menteri dalam ‎sebuah draft hasil risalah rapat yang dilangsungkan di Sentul City Internasional Convention Center, Bogor, usai penyampaian visi Presiden Jokowi. Susunan menteri tersebut telah dipastikan tidak benar alias hoaks.

‎Yang dapat dipastikan, Presiden Jokowi telah meminta parpol menyiapkan kader mudanya untuk masuk kedalam susunan kabinet jilid II. Isu sejumlah anak para Ketua Umum (Ketum) parpol yang berpeluang masuk kedalam susunan kabinet Jokowi jilid II pun mulai bermunculan.

Para anak ketum parpol tersebut sudah cukup memiliki kiprah di dunia politik. Bahkan, mereka pernah mendaftarkan diri sebagai caleg muda di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019. Mereka diantaranya :

1. Angela Tanoesoedibjo

Angela Tanoesoedibjo merupakan putri sulung dari Ketum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo. Angela dikenal sebagai pengusaha dan juga seorang politikus. Karirnya cemerlang ketika menjabat sebagai Komisaris MNC Group.

Angela lulusan Universitas Tekhnologi di Sydney, Australia dan Universitas New South Wales. Usai menyelesaikan pendidikannya, Angela langsung bekerja di MNC Group sebagai staf keuangan.

Wanita muda kelahiran 1987 tersebut kemudian mengawali karir politiknya dengan terjun menjadi caleg di Pileg 2019. Angela maju sebagai caleg muda dari Partai Perindo Dapil Jatim I Surabaya-Sidoarjo.

Angela pernah bertemu dengan Jokowi pasca-Pilpres 2019 selesai. ‎Pertemuan antara Angela dengan Jokowi tersebut diduga kuat untuk kepentingan susunan kabinet menteri jilid II.‎ Angela disinyalir masuk dalam radar calon menteri muda Jokowi.

2. Puan Maharani

Puan Maharani merupakan putri dari Ketum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Megawati Soekarnoputri. Puan sendiri saat ini masih menjabat sebagai Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK).

Kiprah politik Puan memang sudah dikenal sejak lama. Sebelum menjabat sebagai menteri Jokowi-Jusuf Kalla, Puan pernah menjadi ‎Ketua Fraksi PDI-P di DPR RI menggantikan Tjahjo Kumolo.

Dia mengawali karir politiknya ketika aktif di Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) sebagai anggota bidang luar negeri pada 2006. Puan kemudian mencalonkan diri sebagai caleg dari Dapil Jawa Tengah V pada 2009 dan terpilih dengan suara terbanyak kedua di tingkat nasional.

3. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

‎Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan putra pertama Ketum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyo (SBY). Agus Harimurti awalnya memang berkiprah di dunia militer dengan jabatan terakhir yang diembannya sebagai Mayor dalam matra Angkatan Darat.

Nama AHY mulai dikenal luas setelah terjun ke dunia politik. Karir politik pria berusia 40 tahun ini bermula saat mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2017. AHY dicalonkan oleh Partai Demokrat, PKB, PPP, dan PAN di Pilgub DKI Jakarta 2017.

Namun, AHY yang saat itu bersanding dengan Syliviana Murni kalah setelah bertarung melawan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Pilgub DKI‎. Usai Pilgub DKI, SBY kemudian mengukuhkan AHY sebagai Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) untuk Pilkada 2018 dan Pilpres 2019.

AHY pun sempat bertemu dua kali dengan Jokowi pasca gelaran Pilpres 2019 selesai. Dia menggantikan sang ayah, SBY yang saat itu sedang mendampingi mendiang Ani Yudhoyono di Singapura. Dia bertemu dengan Jokowi sebagai perwakilan Partai Demokrat.

4. Prananda Surya Paloh

Prananda Paloh adalah putra kandung dari Ketum Partai Nasional Demokrat (NasDem), Surya Paloh. Pria yang memiliki umur 30 tahun tersebut merupakan anggota DPR RI periode 2014-2019 dari fraksi NasDem.

Prananda di DPR merupakan anggota Komisi I yang membidangi pertahanan, intelijen, luar negeri, komunikasi, dan informasi, serta Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP). Politikus muda tersebut digadang-gadang juga masuk dalam kabinet Jokowi jilid II‎.






Berita Lainnya :
 
  • Desak Tuntaskan Dugaan Ijazah Palsu, PP & Mahasiswa Kuansing Geruduk Sejumlah Instansi
  • Abdul Wahid Pertanyakan Kebijakan BBM 1 Harga
  • Dirjen Imigrasi Dicopot karena Dinilai Yasonna Lalai
  • Kelompok Tani Rimpian Makmur Kembangkan Kolam Budidaya Ikan Jadi Tempat Wisata
  • Soal Pembayaran Insentif RT/RW 2019 di Pekanbaru, Ini Kata Wako Firdaus
  • Antisipasi WNA Ilegal, Pemko Pekanbaru Gandeng Imigrasi
  • Analisa BMKG, Hari Ini, Hujan Disertai Petir akan Mengguyur Riau
  • Stadion Utama Riau Batal Gelar Piala Dunia U-20, Pemprov Riau Diminta Introspeksi Diri
  • Donor Darah PWI Riau Lampaui Target, Zulmansyah Sampaikan Apresiasi
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index