Selasa, 31 Maret 2020
Follow:
 
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua/Komisioner KPU RI, Evi Diberhentikan

elpi | Politik
Kamis, 19/03/2020 | 10:50:36 WIB
JAKARTA, LIPO - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi peringatan keras terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman dan para komisioner lainnya.

DKPP juga memberhentikan tetap Komisioner KPU RI Evi Novida Ginting Manik pada sidang pembacaan putusan perkara nomor 317-PKE-DKPP/X/2019, Rabu (18/3).

"Menjatuhkan sanksi Peringatan Keras Terakhir kepada Teradu I Arief Budiman selaku Ketua merangkap Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Teradu II Pramono Ubaid Tanthowi, Teradu IV Ilham Saputra, Teradu V Viryan, dan Teradu VI Hasyim Asy’ari masing-masing selaku Anggota Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia terhitung sejak dibacakannya Putusan ini," ujar Pelaksana Tugas Ketua DKPP Muhammad dikutip berkas putusan yang diunggah situs resmi DKPP, Rabu (18/3).

Bahkan, DKPP menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada Ketua dan Anggota KPU RI dalam dua perkara lainnya yang berbeda terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu (KEPP) Dua perkara yang dimaksud adalah 330-PKE-DKPP/XI dan 06-PKE-DKPP/I/2020.

Perkara nomor 317-PKE-DKPP/X/2019 diadukan Hendri Makalausc, calon anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat daerah pemilihan (dapil) Kalbar 6. Hal ini berkaitan perubahan perolehan suara di 19 desa di Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau.

Hendri berpendapat, perolehan suaranya masuk ke perolehan suara caleg sesama Partai Gerindra, nomor urut 7 Cok Hendri Ramapon. Sementara KPU RI meminta pembatalan surat KPU Kalbar yang pada pokoknya menetapkan Hendri sebagai caleg terpilih berdasarkan putusan Mahkamah Konsitusi terhadap hasil perolehan suara dan putusan Bawaslu.

Selain itu, putusan perkara 330-PKE-DKPP/XI/2019, enam Anggota KPU RI (Arief Budiman, Pramono Ubaid Tanthowi, Ilham Saputra, Viryan, Hasyim Asy’ari, dan Evi Novida Ginting Manik) dijatuhi sanksi Peringatan Keras. Pengadu pada perkara ini adalah Fahrul Rozi.

Fahrul adalah calon legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Gerindra daerah pemilihan Jawa Barat XI yang berkaitan dengan caleg terpilih dari kalangan penyanyi Mulan Jameela. Mulan Jameela lolos melenggang ke parlemen setelah Gerindra melakukan pemecatan kepada caleg yang mendapatkan perolehan suara terbanyak di nomor urut di atas Mulan.

Begitu juga pada perkara 06-PKE-DKPP/I/2020 diadukan mantan caleg dari Partai Gerindra, Misriani Ilyas. Ketua dan Anggota KPU RI (Arief Budiman, Evi Novida Ginting Manik, Ilham Saputra, Viryan, dan Pramono Ubaid Tanthowi) dijatuhi sanksi peringatan keras. Sementara itu, DKPP merehabilitasi Anggota KPU RI, Hasyim Asy’ari.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • 100 Banser Semprot Disinfektan Bersama Polisi Besok Pagi
  • Dalam Dua Hari, Rumah Sakit di Pekanbaru Tampung Dua Pasien Positif Corona
  • KNPI Bengkalis Minta Diskes Gunakan Rapid Test Tepat Sasaran
  • dr Firmansyah SpPD: Indonesia Kategori Tinggi Tingkat Kematiannya, Ini Langkah Pencegahannya
  • Masker Langka, Dekranasda Siak Gandeng Penjahit Produksi Puluhan Ribu Masker BC19
  • Lawan Corona dengan Menjaga Wudhu
  • Ketum LAR Tuding Rekrutmen PD tidak Transparan & Diduga Pungli, Panitia: Itu tidak Benar
  • Terkena Dampak Corona, Pengusaha Jasa Penunjang Migas Minta Dukungan Pemerintah
  • Pekanbaru Terima 320 Alat Tes Cepat COVID-19
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index