Minggu, 20 Mei 2018
Follow:
 
Mentan Segera Cabut Komponem Penghambat Peredaran Daging

elfi | Ekonomi
Selasa, 12/07/2016 | 10:53:58 WIB
LIPO-Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan akan mencabut semua hal yang menghambat peredaran komoditas daging ke masyarakat sehingga warga bisa menikmati konsumsi daging dengan harga yang terjangkau.

"Kita harus kerja, kerja, kerja. Untuk daging kita targetkan dalam tiga bulan semua hal yg menghambat akan kita cabut," kata Amran Sulaiman dalam sambutan acara halal bi halal di Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (12/7).

Menurut dia, beragam langkah yang bakal dilaksanakan dalam rangka mencapai target tersebut telah dilaporkan dirinya kepada Presiden Joko Widodo. Dalam kesempatan tersebut, Amran yang berbicara di hadapan para pegawai kementerian yang dipimpinnya juga meminta maaf kepada keluarga besar Kementerian Pertanian. "Saya minta maaf untuk yang bekerja pada hari libur. Kita pada H-1 juga masih di lapangan," katanya.

Mentan mengemukakan, kesibukan yang dilakukan pada saat menjelang Lebaran antara lain adalah guna menelusuri sejumlah sistem perairan atau irigasi yang mangkrak. Amran juga mengutarakan harapannya agar berbagai proyek irigasi yang macet atau mangkrak tersebut telah dapat diatasi permasalahannya sehingga sudah bisa diselesaikan pada tahun ini.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan akan memberi sanksi tegas terhadap penjual yang memanfaatkan Lebaran dengan menaikkan harga daging atau terhadap pemasok yang melakukan penggemukkan daging (feed lotter). "Kalau ada yang menaikkan harga dan memanfaatkan momentum, pertama akan diberi peringatan, kemudian dikurangi jatah daging impornya, dan cabut rekomendasinya sampai kemungkinan tidak bisa jual (daging) lagi," kata Amran saat operasi pasar di Pasar Jatinegara, Jakarta, Jumat (1/7).

Menurut dia, lonjakan harga daging lokal menjadi hal yang sulit dilakukan oleh penjual setelah Kementerian Pertanian dan 12 perusahaan swasta memasok 9.000 ton daging sapi beku ke sejumlah pasar tradisional.
Pemerintah diminta untuk serius menangani fluktuasi harga daging sapi yang terjadi setiap kali Lebaran sehingga gejolak harga tidak terus menerus terjadi.

Anggota Komisi XI DPR Heri Gunawan dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Rabu (6/7), mengatakan selama Ramadhan harga komoditas daging di pasaran rata-rata mencapai Rp 120 ribu-Rp 150 ribu per kg. Harga itu masih jauh dari seruan Presiden Jokowi, yaitu di bawah Rp 80 ribu per kg. Intervensi pasar juga tak mampu menstabilkan harga.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • Komponen Alat Berat untuk Pengerjaan Fly Over Pekanbaru Dicuri
  • Dua Mantan Anggota DPRD Bengkalis Tersangka Hibah
  • Peringatan 20 Tahun Reformasi, Anwar Ibrahim Temui Habibie
  • Jembatan Putus Akibat Longsor, Akses Kuala Enok dan Tanah Merah Terputus
  • Anggota DPRD Bengkalis ini Ditetapkan Tersangka Pelanggaran Pemilu
  • Pemprov Riau Bayarkan Single Salary ASN
  • Pesawat Jatuh di Kuba, 110 Orang Tewas
  • Dijodohkan Oleh Netizen dengan Syahrini, Ini Jawaban Ariel
  • Dewan Inhil Minta Perusahaan Tidak Menciptakan Konflik Sengketa Lahan Di Masyarakat
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index