Selasa, 15 Oktober 2019
Follow:
 
Mulai 2017, Gas Natuna Mengalir ke Batam

beye | Ekonomi
Selasa, 09/08/2016 | 20:13:01 WIB
JAKARTA (Lipo)-Pemerintah bakal menyambungkan infrastruktur gas pipa dari Blok Natuna ke Pulau Batam. Proyek yang ditargetkan akan rampung sebelum akhir 2017, akan mengalirkan 40 juta kaki kubik gas dari Lapangan Gajah Baru untuk dimanfaatkan oleh PLN dan kebutuhan gas masyarakat Batam.

Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) IGN Wiratmaja Puja menjelaskan, pipa gas yang sudah ada sebelumnya hanya menghubungkan sumber gas di Blok Natuna ke Singapura.

Proyek pipa ini nantinya memanfatkan pipa dengan lebar 16 inchi dan menyilangkan infrastruktur sebelumnya yakni jaringan pipa dari West Natuna Transport System (WNTS) menuju Pemping dan berlanjut ke Batam.

Alokasi gas, jelas Wiratmaja, nantinya akan bertambah seiring habisnya sejumlah kontrak pengiriman gas ke Singapura pada 2023. Bila tak diperpanjang, sambung dia, maka alokasi gas tersebut bisa langsung dialirkan ke Batam dan menambah pasokan gas ke Batam hingga 90 juta kaki kubik per harinya.

Wiratmaja menambahkan, pembangunan pipa dari WNTS menuju Batam ini sebelumnya akan dibangun oleh PLN atau Premier Oil. Kedua opsi tersebut terpaksa dihilangkan dengan alasan optimalisasi fasilitas dan efisiensi dari segi harga.

Pembangunan oleh PLN disinyalir hanya akan memasok gas untuk pembangkit listrik saja. Sedangkan pembangunan oleh Premier Oil dinilai tidak ideal karena kontrak mereka akan habis pada 2028. Pendeknya usia kontrak Premier Oil dinilai bakal menaikkan toll fee penyaluran gas.

"Makanya kita tawarkan ke yang lain yang open acsess, salah satunya PGN. Tawaran PGN ini adalah kami tugaskan harga pembangunan ini, PLN bisa review dan sistem open book berapapun lelangnya," jelas Wiratmaja, Selasa (9/8).

Pekan lalu, PGN juga menargetkan untuk menyambungkan 110 ribu rumah tangga terhadap akses gas bumi. Perluasan jaringan gas rumah tangga ini akan dilakukan hingga 2019 mendatang. PGN, melalui anak usahanya yakni PT PGAS Solution, saat ini sedang membangun pipa sepanjang 10,6 kilometer (km) dengan nilai proyek sekitar Rp 9,08 miliar.(Lipo*2/Rol)





Berita Lainnya :
 
  • Wagubri Buka Lokakarya Pengelolaan Pesisir Terpadu
  • Pemprov Riau Jalin Kerja Sama dengan Pohang Techno Park Korea Selatan
  • Buka International Dragon Boat Festival 2019, Gubri Berharap Jadi Agenda Tahunan Riau
  • Diminta Kepala Bekraf, Gubri Presentasikan Ekonomi Kreatif di Jakarta
  • Antusias Masyarakat Tinggi, Ferryandi Harap Pemkab Inhil Bangun Gor Badminton yang Refresentatif
  • Tutup Inhil Badminton Open Turnament 2019, Wabup SU Harap Muncul Atlet Muda Berbakat
  • Gubri Pimpin FGD Rencana Penanganan Abrasi Bengkalis & Meranti
  • Daftar ke Nasdem Sebagai Balon Cabup Inhu, Notaris Siti Aisyah Siap Maju Pilkada 2020
  • Gubri Syamsuar Nonton Bareng Film Iqra' Bersama 250 Anak Yatim dari Siak dan Pekanbaru
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index