Sabtu, 25 Januari 2020
Follow:
 
Jasa Pelayaran di Indonesia Masih Dikuasai Asing

beye | Ekonomi
Jumat, 12/08/2016 | 15:16:24 WIB
BATAM (Lipo)-Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, industri pelayaran menjadi penyumbang terbesar defisit neraca jasa. Penyebabnya karena jasa pelayaran di Indonesia masih didominasi oleh asing.

Agus mengatakan, defisit neraca jasa pada 2015 mencapai Rp 8,3 miliar dolar AS. "80 persennya berasal dari industri di bidang jasa pelayaran," kata Agus dalam diskusi publik membahas sektor kemaritiman di Hotel Radisson, Batam, Jumat (12/8).

Agus menjelaskan, salah satu penyebab besarnya defisit neraca jasa industri pelayaran adalah kegiatan ekspor impor. Dia menyebut, sekitar 95 persen kegiatan ekspor Indonesia menggunakan kapal asing.

Kegiatan ekspor banyak menggunakan kapal asing karena rata-rata ukuran kapal yang dimiliki industri pelayaran Indonesia masih terlalu kecil, yakni sekitar 500 teus. Padahal, kata dia, saat ini rata-rata besar kapal dalam perdagangan internasional adalah 10 ribu teus.

"Perlu ada langkah terintegrasi untuk membangun kapal-kapal besar kalau kita mau menjadi negara maritim yang kuat," kata Agus.

Selain masalah kegiatan ekspor, defisit neraca jasa pelayaran juga terjadi karena masih tingginya ketergantungan terhadap asuransi asing.

Agus mengatakan, sekitar 87 persen asuransi perkapalan Indonesia berasal dari asing. Karena itu, sangat diperlukan adanya pendalaman pasar keuangan oleh perbankan dalam negeri.

"Sektor kemaritiman perlu kita perbaiki supaya tidak terus berada dalam kondisi defisit seperti ini," ucapnya. (Lipo*2/Rol)



Berita Lainnya :
 
  • Komit Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Pemkab Inhil Bangun Puskesmas Hingga ke Tingkat Desa
  • Satu Rumah Warga di Tembilahan Hangus Terbakar
  • Apeksi Delegasikan Wako Pekanbaru Sampaikan Kondisi Investasi di Daerah
  • Virus Corona Sudah Masuk Singapura, Masyarakat Riau Diminta Waspada
  • Diikuti 11 Tim, Menpora Resmi Buka Proliga 2020 Pekanbaru
  • Sengketa Informasi Unri Berakhir Mediasi, Majelis: Putusan Final dan Mengikat
  • Merasa Dirugikan, PT.Indasia akan Somasi EO "Inhu Creative Expo 2020"
  • Atasi Tumpang Tindih Lahan, Abdul Wahid Minta BIG Percepat Pemetaan Tata Ruang Nasional
  • Imigrasi Akhirnya Akui Harun Masiku di Tanah Air
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index