Rabu, 22 Januari 2020
Follow:
 
Ekonomi di Kuansing Lesu, Pengusaha Tahu Turunkan Produksi 50%

Elfi | Ekonomi
Kamis, 09/01/2020 | 08:52:13 WIB
Teluk Kuantan, LIPO-Sejak 3 tahun terakhir ekonomi masyarakat di Kuansing dirasakan sangat lesu. Akibatnya, pengusaha tahu tempe yang telah merintis usahanya sejak tahun 1988 lalu, harus menurunkan produksi hingga 50 persen.

Hal itu di katakan Aprori, pengusaha tahu dan tempe yang telah merilis usahanya sejak tahun 1988 di Kota Teluk Kuantan.

"Iya mas, dulu kami bisa produksi rata-rata 800 kg per hari. Tapi sejak 3 tahun terakhir, jumlah produksi rata rata kami hanya 400 kg per hari," urai Aprori Rabu siang di Teluk Kuantan.

Aprori menduga, rendahnya daya beli masyarakat akibat harga karet yang anjlok, harga sawit yang tak menentu, serta kisruh politik yang tak kunjung usai di Kuansing. 

Dirinya berharap, ada perbaikan ekonomi masyarakat secara keseluruhan, sehingga diharapkan bisa berdampak pada meningkatnya daya beli. 

Selain itu, kisruh politik, yang tak berkesudahan di Kuansing, diharapkan bisa mereda sehingga pemerintah bisa fokus melakukan perbaikan ekonomi masyarakat, tutupnya. (lipo*1)



Berita Lainnya :
 
  • Terus Bertambah, Tersangka Kathutla Menjadi 12 Orang
  • Kadisdik Riau Tegaskan Tidak Ada Guru Honorer Komite Diberhentikan
  • PT Duta Swakarya Indah Mangkir dari Undangan Hearing DPRD Siak
  • Bandara Indonesia Antisipasi Penyebaran Wabah dari China
  • Demokrat Ngotot Pansus Jiwasraya, Puan Tunggu Hasil Panja
  • Ini Khasiat Minum Teh Merah yang Tak Kalah Sehat dengan Teh Hijau
  • Kementrian PUPR Sarankan Riau Pakai Pola AP Gesa Pembangunan Daerah
  • Pemkab Siak Pimpin Rapat Pra Rakernas JKPI
  • Diduga Memiliki 11 Bungkus Sabu, Warga Desa Titian Resak Inhu Ditangkap Polisi
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index