Rabu, 22 Mei 2019
Follow:
 
Ford Di Ambang Kehancuran

beye | Otomotif
Kamis, 30/06/2016 | 12:01:55 WIB
JAKARTA (Lipo)-Pabrikan motor Amerika Serikat, Ford Motor Company (FMC), yang awal tahun 2016 memutuskan menghentikan operasional perwakilan mereka di Indonesia, PT Ford Motor Indonesia (FMI), di ambang gugatan hukum dari enam grup jaringan diler mereka.

Kuasa hukum enam grup yang membawahi 31 diler dari total 44 diler Ford di seluruh Indonesia itu, Harry Ponto, mengatakan pihaknya sudah dua kali melayangkan surat somasi kedua namun pihak FMI tak kunjung memperlihatkan itidak baik untuk menindaklanjuti hal tersebut.

"Somasi I itu dilayangkan 1 Juni 2016, kemudian somasi II 13 Juni 2016. Hingga dua kali somasi pada dasarnya masih tidak ada tanggapan dari mereka, ada tanggapan tapi secara hukum dinilai without prejudice," kata Harry dalam konferensi pers di Jakarta baru-baru ini.

Oleh karena itu jika tak kunjung ditanggapi, pihak enam grup jaringan diler tersebut berencana menempuh jalur hukum dengan tuntutan ganti rugi sebesar Rp 1 triliun.

Pasalnya keputusan Ford untuk menghentikan operasional FMI pada 25 Januari 2016 tersebut bakal menimbulkan kerugian yang bukan hanya dirasakan pemilik jaringan diler melainkan juga ribuan karyawan serta puluhan ribu konsumen Ford di Indonesia.

Di sisi lain pihak enam grup jaringan diler merasa mereka sudah mengucurkan banyak dana investasi untuk mengembangkan bisnis Ford di Indonesia, yang 85 persen total penjualan berasal dari mereka itu.

"Tuntutannya tentu saja karena kawan-kawan diler ini sudah mengucurkan banyak investasi, ganti rugi senilai Rp1 triliun," kata Harry.

Baca Juga: Ini Dua Anggota Baru C-Class Mercedes-Benz Indonesia

FMC pada 25 Januari 2016 mengumumkan penghentian bisnis mereka di Indonesia dan Jepang, sehingga FMI akan menghentikan seluruh operasional mereka sebelum akhir 2016.

Namun belakangan setelah mendapat gugatan dari salah seorang konsumennya di Indonesia, David Tobing, FMI menunda penutupan operasinal mereka hingga Maret 2017 serta penunjukan pihak ketiga yang bakal menangani operasional purnajual Ford sebagai salah satu kesepakatan damai gugatan tersebut.(Lipo*2/Rol)

Sumber : Antara



Berita Lainnya :
 
  • Bersifat Emergency, Listrik di Pulau Bengkalis Padam Total Sampai Sore
  • Gelar Aksi Demo di Mapolda Riau, Ini Tuntutan HMI-MPO Pekanbaru
  • Januari-Mei 2019, Polres Inhu Sudah Ringkus 41 Tersangka Narkoba
  • Jalan Poros Pakning-Dumai Makin Parah, KNPI Bukit Batu Tagih Janji Gubri Syamsuar Bangun Riau Pesisi
  • PWI Inhil Gelar Buka Puasa Bersama Yatim Piatu dan Kaum Dhuafa
  • Wabup Inhil : Nuzulul Qur'an Momentum Tingkatkan Kesadaran Amalkan Ajaran Al Qur'an
  • Tandatangani Komitmen Bersama SP4N, Wabup Inhil Harap Bawa Perbaikan Terhadap Pelayanan Publik
  • Pemprov Riau akan Beli 65 Unit Kapal untuk Nelayan
  • Mantan Danjen Kopassus Ditangkap
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index