Senin, 09 Desember 2019
Follow:
 
Cara Mengemudi yang Benar agar Mobil Irit Bahan Bakar

alfi | Otomotif
Jumat, 09/12/2016 | 08:49:58 WIB
Bandung, LIPO-Mobil dengan tingkat konsumsi bahan bakar yang sedikit atau dikenal juga dengan sebutan irit menjadi dambaan semua orang. Tidak sedikit orang yang langsung menyalahkan mesin mobil karena konsumsi bahan bakarnya terlalu berlebih atau boros. Padahal, banyak faktor yang bisa menyebabkan mobil jadi irit atau tidak, salah satunya cara pengemudi membawa mobil.

Sugihandi, trainer Nissan College PT Nissan Motor Indonesia (NMI), ada banyak cara agar mobil irit bahan bakar. Berikut ini uraian singkatnya:

1. Hindari Kelebihan Beban

Hal yang satu ini harus dihindari karena semakin banyak beban di mobil, artinya kerja mesin juga semakin berat. Hal ini otomatis akan membuat bahan bakar minyak yang dibutuhkan semakin banyak. Sugihandi mencontohkan prinsipnya sama seperti naik sepeda, lebih enak sendiri ketimbang berboncengan. Sebab, ketika berboncengan dibutuhkan tenaga lebih untuk mengayuh sepeda.

"Sama seperti mobil, begitu overload jangan pernah bicara eco drive (cara mengemudi yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan)," terang dia.

2. Akselerasi Secara Halus

Ini adalah basic teknik dari eco drive. Saat mobil mulai melaju, pengemudi harus menginjak gas secara halus. Khusus mobil transmisi manual, pengemudi akan sering ganti gigi. Jangan pernah main setengah kopling, karena begitu injak setegah kopling, tenaga mesin akan terbuang secara otomatis juga akan membuang bahan bakar.

Sedangkan untuk mobil bertransimsi otomatis dengan CVT, pengemudi harus menginjak gas secara berurutan dan sesuaikan dengan kondisi jalan raya. Putaran mesin cukup ditahan di sekira 2.000 rpm.

3. Pertahankan Kecepatan

Semakin konstan kecepatan, bahan bakar semakin irit. "Karena pada saat menambah kecepatan tadinya kecepatan 100 km/jam menjadi 130 km/jam butuh bahan bakar banyak. Kenapa? Karena bobot mobil dan beban angin harus dilawan sehingga mesin bekerja lebih keras," jelas Sugihandi.

4. Engine Brake

Selalu gunakan engine brake ketika situasi memungkinkan. Engine brake bekerja secara otomatis. Lepaslah kaki dari pedal gas ketika mobil dalam keadaan berjalan. Efeknya, laju mobil sedikit demi sedikit akan melambat, sehingga tidak perlu menginjak rem lagi, tapi semua itu tergantung dengan kondisi jalan raya. Apabila sedang padat, pengemudi akan cukup sulit mengaplikasikan engine brake ini.

"Makin sering digunakan bisa hemat bahan bakar," katanya.

5. Penggunaan Pendingin Suhu Kabin (AC)

AC menggunakan kompresor, semakin lama kompresor hidup, bahan bakar otomatis akan tersedot lebih banyak. Sugihandi menjelaskan, "Agar kompresor tidak hidup terus, caranya cukup temperaturnya itu enggak perlu digeser sampai maksimal. AC itu ada dua, ada yang blower yang enggak ngaruh sama konsumsi bahan bakar, yang pengaruh itu thermo switch. Kalau di posisi off kompresor akan mati tidak pernah hidup sebaliknya bila di posisi on dia selalu menyala. Idealnya disesuaikan, jangan sampai geser ke maksimal, pada saat temperatur di posisi rendah ada jeda kerja kompresornya, jeda ini membantu jarak setiap bahan bakar.".(lipo*3/okz)



Berita Lainnya :
 
  • Tiga Cakada Hari Ini Ikuti Tes Wawancara di PKB Riau
  • Hendri Wahyudi Wakili Dishub Kuansing Diklat PPNS LLAJ
  • IKA FNGT UNRI Gelar Reuni Akbar di Danau Raja
  • Curah Hujan Tinggi, Ketua DPRD Ingatkan Warga Untuk Waspada
  • Mondek-Mondek Kuansing Kunjungi Rumah Adat Kenegerian Sentajo
  • "Duo Putra" Meraih Asa di PKB
  • Sebut Dirinya Nahdiyin, Suhardiman Amby Kejar Dukungan PKB
  • Direktur PMD Apresiasi Kerja Keras PLD
  • 9 Kandidat Calon Bupati & Wakil Bupati Kuansing Ikuti Tes Wawancara di PKB
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index