Kamis, 23 Januari 2020
Follow:
 
Nissan Tarik 150 Ribu Kendaraan di Jepang

alfi | Otomotif
Sabtu, 08/12/2018 | 11:05:41 WIB
JAKARTA, LIPO - Nissan Motor Co mengatakan akan menarik kembali (recall) lebih dari 150 ribu kendaraan di Jepang. Kebijakan itu ditempuh lantaran adanya proses inspeksi akhir yang tidak sesuai, sebelum mobil-mobil itu dikirim dari dua pabrik manufaktur di negeri matahari terbit itu.

"Nissan baru saja menemukan beberapa ketidaksesuaian yang mungkin menyebabkan hasil pengujian yang gagal," kata produsen mobil dalam siaran pers, seperti dilansir Reuters, Jumat (7/12).

"Ketidaksesuaian" terbaru melibatkan inspeksi rem, roda kemudi, pengukuran kecepatan dan stabilitas kendaraan, kata perusahaan itu.

Nissan telah mengungkapkan beberapa kasus lain terkait inspeksi yang tidak sesuai selama setahun terakhir.  Produsen mobil itu mengatakan pada Juli bahwa pengujian sampel untuk emisi dan ekonomi bahan bakar dalam inspeksi akhir di sebagian besar pabriknya di Jepang tidak memenuhi standar domestik.

Sejak Oktober tahun lalu, Nissan telah menarik lebih dari 1 juta kendaraan di Jepang karena inspeksi yang tidak sesuai.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • Atasi Tumpang Tindih Lahan, Abdul Wahid Minta BIG Percepat Pemetaan Tata Ruang Nasional
  • Imigrasi Akhirnya Akui Harun Masiku di Tanah Air
  • Camat Sentajo Raya Hadiri Peresmian Serta Lauching BumDes Sumber Berkah
  • KPU Kuansing Sudah Terima Berkas Calon PPK Sebanyak 252 Orang
  • Oknum Anggota Satpol PP Inhu ditangkap Polisi Terkait Dugaan Kepemilikan Sabu
  • Ketua DPRD Pekanbaru Pertanyakan Kompetensi PT. SPP Kelola KIT
  • Buka Sosialisasi PTSL di Sabak Auh, Ini Arahan Bupati Alfedri
  • Bupati Alfedri Lantik 5 Penghulu Kampung di Siak
  • Kaban Penghubung Jalin Komunikasi dengan DPR RI Asal Riau
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index