Selasa, 12 November 2019
Follow:
 
Nissan Tarik 150 Ribu Kendaraan di Jepang

alfi | Otomotif
Sabtu, 08/12/2018 | 11:05:41 WIB
JAKARTA, LIPO - Nissan Motor Co mengatakan akan menarik kembali (recall) lebih dari 150 ribu kendaraan di Jepang. Kebijakan itu ditempuh lantaran adanya proses inspeksi akhir yang tidak sesuai, sebelum mobil-mobil itu dikirim dari dua pabrik manufaktur di negeri matahari terbit itu.

"Nissan baru saja menemukan beberapa ketidaksesuaian yang mungkin menyebabkan hasil pengujian yang gagal," kata produsen mobil dalam siaran pers, seperti dilansir Reuters, Jumat (7/12).

"Ketidaksesuaian" terbaru melibatkan inspeksi rem, roda kemudi, pengukuran kecepatan dan stabilitas kendaraan, kata perusahaan itu.

Nissan telah mengungkapkan beberapa kasus lain terkait inspeksi yang tidak sesuai selama setahun terakhir.  Produsen mobil itu mengatakan pada Juli bahwa pengujian sampel untuk emisi dan ekonomi bahan bakar dalam inspeksi akhir di sebagian besar pabriknya di Jepang tidak memenuhi standar domestik.

Sejak Oktober tahun lalu, Nissan telah menarik lebih dari 1 juta kendaraan di Jepang karena inspeksi yang tidak sesuai.(lipo*3/rol)



Berita Lainnya :
 
  • Pengurus Masjid Jami' Al-Ghulam Bersama Panitia Matangkan Persiapan Maulid Nabi
  • Yopi Arianto Ingatkan Kader Golkar Terkait Pembahasan RAPBD 2020
  • Maaf Sudah Close, 13 Nama Balon Pilkada Tahun 2020 Mendaftar di Partai Gerindra Inhu
  • Marlius Tercatat sebagai Kader Tunggal Partai Gerindra Maju Pilkada Tahun 2020
  • Adi Sukemi Kembalikan Berkas Pendaftaran ke Partai Demokrat
  • 12-13 November, Peselancar Mancanegara akan Ikuti Bono Surfing
  • Pemprov Riau dan Raja Perlis Teken Kerjasama Ekonomi Islam
  • Presiden Jokowi Tampung Usulan Pilkada tak Langsung
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index