Lima Jabatan Eselon II Masih Plt, SF Hariyanto Pastikan Seleksi Secara Terbuka

Lima Jabatan Eselon II Masih Plt, SF Hariyanto Pastikan Seleksi Secara Terbuka
Plt Gubri SF Hariyanto/F: LIPO

PEKANBARU, LIPO - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memastikan akan melakukan seleksi  lima jabatan eselon II melalui mekanisme terbuka. Profesional, objektif, dan transparan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Saat ini, ada  lima jabatan strategis yang belum definitif tersebut meliputi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Inspektur Provinsi Riau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), serta Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra). 

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menegaskan, meskipun lima jabatan masih di isi Plt, namun roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Jabatan-jabatan yang kosong ini akan segera kita isi melalui seleksi terbuka. Tahap awalnya, kita bentuk panitia seleksi yang independen dan kredibel. Setelah itu baru dibuka pendaftarannya,” ujar SF Hariyanto, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang memenuhi persyaratan dipersilakan mengikuti proses seleksi. Para peserta akan melalui sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi, penilaian kompetensi, hingga penilaian akhir.

“Semua yang memenuhi syarat bisa ikut. Dari proses asesmen tersebut nantinya akan dihasilkan tiga nama dengan nilai terbaik,” jelasnya.

Tiga nama terbaik hasil seleksi selanjutnya akan disampaikan kepada Plt Gubernur Riau untuk diproses sesuai mekanisme yang berlaku. Sebelum pelantikan dilakukan, Pemprov Riau juga akan terlebih dahulu meminta persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Semua kita lakukan sesuai aturan. Tidak ada titipan dan tidak ada kompromi terkait kompetensi,” tegas SF Hariyanto.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau, Budi Fakhri membenarkan bahwa saat ini masih terdapat sejumlah jabatan eselon II yang belum terisi secara definitif.

Ia menyatakan, BKD siap melaksanakan seluruh tahapan seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama sesuai ketentuan yang berlaku, dengan mengedepankan prinsip objektivitas, transparansi, dan akuntabilitas.

“Untuk jabatan yang masih kosong, kami masih menunggu arahan langsung dari Pak Gubernur. Jika sudah ada arahan, proses asesmen akan segera kami buka,” ujar Budi Fikri.

Pemprov Riau berharap, dengan segera terisinya jabatan-jabatan strategis tersebut, kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal. *****

 

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#Jabatan

Index

Berita Lainnya

Index