Soal Antrian BBM Mengular di SPBU, Begini Penjelasan Pertamina

Soal Antrian BBM Mengular di SPBU, Begini Penjelasan Pertamina

PEKANBARU, LIPO - Antrian panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU di Provinsi Riau. Kondisi ini memicu keluhan dari para pengendara yang harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM).

Pantauan di Pekanbaru menunjukkan antrian BBM didominasi oleh kendaraan roda dua dan roda empat yang mengular hingga ke badan jalan. Situasi tersebut bahkan sempat menyebabkan kemacetan di beberapa titik.

Sejumlah pengendara mengaku kesulitan mendapatkan BBM jenis tertentu. Stok terbatas di beberapa SPBU membuat antrian panjang sejak pagi. Warga berharap distribusi BBM segera kembali normal agar masyarakat tidak terus dirugikan.

Menanggapi kondisi ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan ketersediaan BBM di wilayah Riau dalam kondisi aman dan mencukupi, meskipun terjadi peningkatan kebutuhan di sejumlah titik SPBU.

Fahrougi Andriani Sumampouw, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut Pertamina Patra Niaga, mengatakan, peningkatan konsumsi BBM ini sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang periode long weekend pada 1–3 Mei 2026. Kondisi tersebut menyebabkan kepadatan di beberapa SPBU, terutama pada jam-jam tertentu.

"Sebagai langkah antisipatif, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah meningkatkan penyaluran BBM jenis Solar dan Pertalite hingga 20% dari rata-rata normal untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi selama periode tersebut," ujarnya lewat siaran persnya, Sabtu 2 Mei 2026.

Selain itu, Pertamina katanya juga telah menambah mobil tangki dan menyalurkan BBM lebih awal ke SPBU untuk mempercepat proses distribusi BBM kepada masyarakat.  Serta melakukan pemantauan secara intensif serta koordinasi dengan seluruh lembaga penyalur juga terus dilakukan guna memastikan distribusi BBM berjalan optimal di lapangan.

"Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan panic buying, serta melakukan pembelian BBM secara bijak sesuai kebutuhan agar distribusi energi dapat berjalan merata dan tepat sasaran," tutupnya.*****

 

Ikuti LIPO Online di GoogleNews

#BBM

Index

Berita Lainnya

Index