Minggu, 22 09 2019
Follow:
 
Rene Albert Sebut Ada Mafia di Laga Madura United Vs PSM Makasar

beye | Sport
Rabu, 20/07/2016 | 21:33:50 WIB
JAKARTA (Lipo)-Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Albert menuding adanya mafia yang mengatur jalannya pertandingan antara Madura United menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, Rabu (20/7).

Arsitek kewarganegaraan Belanda itu menyatakan wasit pertandingan, Dodi Setia Purnama tidak berlaku adil dalam memimpin laga.

Pada pekan ke-11 Indonesia Soccer Championship (ISC) A itu PSM Makassar dikalahkan Madura United dengan skor telak 4-1. Padahal mereka unggul lebih dulu melalui gol M Rahmat. Dalam laga tersebut, PSM Makassar mendapatkan hukuman penalti.

Salah satu dari dua penalti tersebut adalah, gol penyama kedudukan Madura United pada menit ke-61 melalui titik putih dipermasalahkan oleh skuat PSM Makassar. Ketika itu Wasit menanggap Ardan Aras dianggap melakukan handball di kotak penalti saat menghalau umpan Bayu Gatra. Eksekusi Rodgrigues tak mampu diantisipasi oleh Galih Sudaryono.

Para pemain PSM Makassar sempat memboikot hukuman penalti yang diberikan wasit pertandingan. Para pemain PSM beralasan bola hanya mengenai dada Ardan Aras. Namun Dodi tidak menggubris protes yang dilakukan oleh skuat Juku Eja.

"Pertandingan ini sudah diatur oleh mafia. Jadi jangan melihat hasil dari pertandandingan. Kami sudah melakukan pertandingan keras, tapi wasit tidak bisa berlaku adil," keluh Rene Albert sesaat setelah pertandingan, dilansir Republika, Rabu (20/7).

Bahkan Albert menganggap tidak ada pertandingan hari ini, karena sudah diatur pihak yang tak bertanggungjawab. Sehingga membuat para pemain tidak bisa bermain enjoy di atas lapangan. Hanya saja, dia tak mengetahui siapa mafia yang mengatur laga tersebut. (Lipo*2/Rol)



Berita Lainnya :
 
  • Etape 4 Tour de Siak Berlangsung Sengit
  • Turun ke Lokasi, Dandim 0314/Inhil Harap Prajurit TNI Ikhlas Jalankan Tugas Padamkan Karhutla
  • Marlius Kembalikan Berkas Ke PDIP Sebagai Bakal Calon Wakil Bupati Inhu
  • Kabut Asap Tak Kunjung Hilang, Alat Pemurni Udara Habis Diborong Warga Pekanbaru
  • KLHK Segel 52 Perusahaan Penyebab Karhutla
  • Sekda Inhu Lepas Pawai Taaruf MTQ ke-49, Ini Harapannya
  • KPK Perpanjang Masa Tahanan Gubernur Nonaktif Nurdin Basirun
  • Gubri Syamsuar: Bupati dan Walikota Inventaris Lahan yang Terbakar
  • Ribuan Warga Padati Masjid Agung Meranti Dengarkan Ceramah UAS
  •  
     
     
     
       
    Nasional Daerah
    Politik Hukrim
    Ekonomi Otomotif
    Sport Internasional
    Hiburan Bandar Serai
    Lifestyle Tekno
    Travelling    
       
    Copyright © 2014-2015 LiputanOke.Com, All Rights Reserved - Redaksi - Pedoman Media Siber - Info Iklan - Disclaimer - Index